BANTUAN AIR BERSIH BAZNAS (DAY 1)
16/10/2024 | Penulis: Humas BAZNAS Kab Lamongan
BANTUAN
Musim kemarau panjang yang terjadi mulai dari awal Mei 2024 hingga sekarang di pertengahan Oktober 2024 (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika/BMKG), mengakibatkan bencana kekeringan terjadi, khususnya di Kabupaten Lamongan. Musim kemarau membawa berbagai macam risiko yang perlu kita waspadai (Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD), yaitu 1. Kebakaran Hutan dan Lahan : Kondisi kering meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran ini dapat merusak lingkungan, mengancam nyawa, dan mengganggu kehidupan sehari-hari, 2. Krisis Air Bersih : Sumber air alami seperti sungai dan danau dapat mengering sehingga mengancam pasokan air bersih bagi masyarakat dan pertanian, 3. Krisis Pangan : Pertanian terganggu karena kekurangan air, menyebabkan krisis pangan dan ketidakstabilan ekonomi, 4. Krisis Kesehatan : Debu dan polusi udara dari kebakaran hutan dapat membahayakan kesehatan manusia, terutama pada individu yang memiliki masalah pernapasan.
Beberapa upaya telah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan lakukan untuk menanggulangi bencana kekeringan yang terjadi di Kabupaten Lamongan, salah satunya yaitu dengan memberikan bantuan air bersih untuk masyarakat terdampak. (ujar Ketua BAZNAS Kab Lamongan) ''Saat ini kita sedang mendistribusikan bantuan air bersih, musim kemarau yang cukup panas ini masyarakat betul-betul membutuhkan dan alhamdulillah dana yang di kumpulkan dari Zakat, dan Infaq serta Sedekah, dari masyarakat yang membayarkan melalui BAZNAS kita salurkan salah satunya dengan seperti apa yang bisa kita lihat bersama (pendistribusian air bersih untuk masyarakat yang sangat membutuhkan).
BPBD Kabupaten Lamongan menyebut, kekeringan telah menyebar di 114 Dusun di 57 Desa yang tersebar di 13 Kecamatan di Kabupaten Lamongan. Pada Hari Rabu, 16 Oktober 2024 BAZNAS Kabupaten Lamongan mendistribusikan bantuan air bersih untuk beberapa Dusun, di Desa Soko, Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan yang meliputi : Dusun Sememi 20.000 liter, Dusun Banyuawet 20.000 liter, Dusun Kalitengah 20.000 liter, Dusun Kebondalem 10.000 liter, dan Dusun Banaran 15.000 liter, total keseluruhan kurang lebih 85.000 liter.
Untuk memastikan bantuan dapat tepat sasaran, Ketua (H. Bambang Eko Muljono, S.H., SpN., M.M) dan Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Lamongan (Drs. KH. Ahmad Lazim, M.Pd), turut hadir di lokasi pendistribusian bantuan dan menyaksikan proses pembagian air bersih tersebut secara langsung.
Saya ucapkan Terimakasih kepada jajaran BAZNAS Kabupaten Lamongan yang telah mengirimkan bantuan air bersih hampir 20 tangki di Desa Soko, bantuannya sangat bermanfaat bagi warga Desa Soko, sekali lagi saya ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya (Ujar Kepala Desa).
Berita Lainnya
BAZNAS Lamongan Sinergi dengan PKK Salurkan Bantuan Ayam Petelur untuk Tekan Angka Stunting
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 dan Resmikan Greenhouse Melon di Kecamatan Brondong
RAPAT KOORDINASI DAERAH BAZNAS LAMONGAN 2025: SINERGI KUAT UNTUK WUJUDKAN “ASTA CITA”
BAZNAS Lamongan Start Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025: Prioritas pada Pemanfaatan yang Tepat
Persela Lamongan Serahkan Infak ke BAZNAS, Jadi Teladan Klub Sepak Bola Indonesia
BAZNAS Lamongan Salurkan Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II 2025, Bupati Apresiasi Kinerja dan Transparansi

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
