WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Lamongan dan Pemkab Lamongan Hadir Menguatkan Keluarga Korban Hilangnya KMN Enthog

Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga korban hilangnya Kapal Motor Nelayan (KMN) Enthog dengan menyalurkan santunan belasungkawa kepada keluarga para anak buah kapal (ABK) yang hingga kini masih dinyatakan hilang kontak. Rabu (22/7/2026)

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Kabupaten Lamongan menyerahkan bantuan kepada 18 keluarga korban. Bantuan merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BAZNAS Kabupaten Lamongan, dan Korpri Kabupaten Lamongan. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga korban.

 

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para nelayan asal Kecamatan Brondong dan Paciran tersebut. Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjutnya, akan terus memberikan perhatian kepada keluarga korban serta mendukung upaya pencarian yang masih berlangsung.

 

“Pemerintah Kabupaten Lamongan turut prihatin atas kejadian hilang kontak ABK KMN Enthog. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upaya pencarian terus dilakukan. Kita semua berharap para korban dapat segera ditemukan,” tutur beliau.

 

Pemerintah bersama tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir sejumlah wilayah perairan, mulai dari perairan Sulawesi, Madura, hingga Kepulauan Kangean.

 

Kegiatan audiensi dan penyerahan santunan turut dihadiri oleh unsur Basarnas Lamongan, KSOP Tanjung Pakis, PSDKP Brondong, Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Syahbandar Perikanan Brondong, Kamladu Lamongan, Forkopimcam Paciran dan Brondong, Ketua Rukun Nelayan Blimbing, HNSI Cabang Lamongan, BPBD Kabupaten Lamongan, serta keluarga para ABK KMN Enthog.

 

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi dukungan secara materi, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian kepada keluarga korban yang tengah menghadapi masa-masa penuh ujian. Semoga ikhtiar pencarian membuahkan hasil terbaik dan seluruh keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

22/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Dukung TMMD ke-129 Tahun 2026, Salurkan Bantuan 10 Unit Rumah Tidak Layak Huni

Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Lamongan Peduli dengan memberikan bantuan rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Rabu (15/7/2026).

 

Program TMMD ke-129 mengusung tema "Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan melalui peningkatan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan. Pada tahun ini, pelaksanaan TMMD dipusatkan di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, sebagai lokasi strategis untuk penguatan pembangunan infrastruktur desa, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta optimalisasi potensi unggulan daerah.

 

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut mengambil bagian melalui Program Lamongan Peduli, dengan menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan RTLH ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan sehat.

 

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Lamongan menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta berbagai elemen masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

 

Dalam amanatnya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menegaskan bahwa TMMD bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik maupun nonfisik, tetapi juga menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi kemanunggalan TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Pembangunan desa adalah pondasi pembangunan daerah. Ikhtiar ini harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, dan tentunya selaras dengan visi Kabupaten Lamongan, yakni tumbuh ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis masyarakatnya,” ujar Pak Yes.

 

TMMD ke-129 dijadwalkan berlangsung selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai tepat waktu sehingga hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Tlemang dan wilayah sekitarnya, sekaligus mendukung pembangunan nasional yang dimulai dari desa.

 

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki dapat terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat semangat gotong royong, serta mewujudkan kesejahteraan umat di Kabupaten Lamongan.

20/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Pelaksanaan Program 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026

Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan secara resmi menutup rangkaian pelaksanaan Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026. Penutupan kegiatan dilaksanakan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Modo, Kecamatan Sukorame, Kecamatan Bluluk, dan Kecamatan Babat.

 

Program 1 Desa 8 Mustahik merupakan salah satu program pentasharufan dana zakat BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dilaksanakan secara bertahap selama tiga pekan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Lamongan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang termasuk dalam kategori mustahik sekaligus memastikan penyaluran dana zakat dapat menjangkau seluruh desa/kelurahan secara merata.

 

Pada pelaksanaan hari terakhir, pentasharufan dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:

 

  1. Kecamatan Modo: 17 desa dengan 136 mustahik penerima manfaat.
  2. Kecamatan Sukorame: 9 desa dengan 72 mustahik penerima manfaat.
  3. Kecamatan Bluluk: 9 desa dengan 72 mustahik penerima manfaat.
  4. Kecamatan Babat: 23 desa/kelurahan dengan 184 mustahik penerima manfaat.

 

Dengan berakhirnya pelaksanaan di empat kecamatan tersebut, maka seluruh rangkaian Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 telah selesai dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.

 

Secara keseluruhan, program ini berhasil menjangkau 474 desa/kelurahan yang tersebar di Kabupaten Lamongan dengan total 3.792 mustahik sebagai penerima manfaat. Pada tahun ini, Program 1 Desa 8 Mustahik juga mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat, dari sebelumnya 6 mustahik per desa/kelurahan menjadi 8 mustahik di setiap desa/kelurahan. Peningkatan tersebut merupakan komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam memperluas manfaat dana zakat agar dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

 

Melalui Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik, BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan dan pentasharufan zakat yang amanah, profesional, serta tepat sasaran. Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta sinergi bersama pemerintah daerah, UPZ Kecamatan, KUA, MUI, DMI, dan seluruh pihak yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan program.

 

Semoga dana zakat yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat, meringankan beban para mustahik, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki yang telah menunaikan kewajibannya melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan.

24/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab Lamongan
Kolaborasi BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama TP PKK Kabupaten Lamongan, 104 Anak Ikuti Khitanan Massal

Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lamongan dalam kegiatan Khitanan Massal yang digelar di Pendopo Lokatantra, Selasa (23/6/2026).

 

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 ini diikuti oleh 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan. Program tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan khitan secara gratis.

 

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa khitan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pendewasaan anak laki-laki sebagai seorang muslim. Menurutnya, generasi muda yang sehat dan berkarakter merupakan modal utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

"Khitan merupakan tahapan penting dalam proses pendewasaan anak sebagai seorang muslim. Semoga anak-anak yang mengikuti khitan massal hari ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak baik, dan kelak mampu menjadi pemimpin bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham.

 

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan warga Kabupaten Lamongan yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan berdomisili di Kabupaten Lamongan.

 

Selain memperoleh layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga menerima obat-obatan, sertifikat, serta bingkisan pasca khitan sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut mengambil peran sebagai mitra kolaborasi dengan memberikan dukungan pada acara tersebut. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam menghadirkan layanan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.

 

Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, RSUD dr. Soegiri Lamongan, Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lamongan.

 

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin meningkat serta mampu melahirkan generasi Lamongan yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. BAZNAS Kabupaten Lamongan juga akan terus berkomitmen mendukung berbagai program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, dan memberikan kemaslahatan bagi umat.

23/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab Lamongan
Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesra) Kabupaten Lamongan Hadiri Pentasharufan di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah

Lamongan – Memasuki pekan kedua pelaksanaan Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan kembali melaksanakan pentasharufan dana zakat di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, S.H., M.H. Turut hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Dr. Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., beserta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lamongan, Drs. Ahmad Lazim, M.Pd., jajaran UPZ Kecamatan, Ketua MUI, Kepala KUA, Ketua DMI, serta para mustahik penerima manfaat.

 

Dalam sambutannya, Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesra) Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa Program 1 Desa 8 Mustahik merupakan bentuk nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Beliau menyampaikan bahwa bantuan yang diterima para mustahik diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga mampu membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

 

Pada kesempatan tersebut, Joko Nursiyanto, S.H., M.H. juga menyampaikan salam dari Bupati Lamongan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Karanggeneng yang merupakan tanah kelahiran beliau. Salam tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian dan kedekatan Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan masyarakat, sekaligus harapan agar Program 1 Desa 8 Mustahik dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para penerima.

 

Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 pada pekan kedua ini khususnya di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah menjangkau 38 desa dengan total 304 mustahik sebagai penerima manfaat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas, merata, dan tepat sasaran sebagai wujud amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan.

18/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab Lamongan

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Lamongan dan Pemkab Lamongan Hadir Menguatkan Keluarga Korban Hilangnya KMN Enthog
BAZNAS Kabupaten Lamongan dan Pemkab Lamongan Hadir Menguatkan Keluarga Korban Hilangnya KMN Enthog
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga korban hilangnya Kapal Motor Nelayan (KMN) Enthog dengan menyalurkan santunan belasungkawa kepada keluarga para anak buah kapal (ABK) yang hingga kini masih dinyatakan hilang kontak. Rabu (22/7/2026) Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Kabupaten Lamongan menyerahkan bantuan kepada 18 keluarga korban. Bantuan merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BAZNAS Kabupaten Lamongan, dan Korpri Kabupaten Lamongan. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga korban. Dalam sambutannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para nelayan asal Kecamatan Brondong dan Paciran tersebut. Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjutnya, akan terus memberikan perhatian kepada keluarga korban serta mendukung upaya pencarian yang masih berlangsung. “Pemerintah Kabupaten Lamongan turut prihatin atas kejadian hilang kontak ABK KMN Enthog. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upaya pencarian terus dilakukan. Kita semua berharap para korban dapat segera ditemukan,” tutur beliau. Pemerintah bersama tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir sejumlah wilayah perairan, mulai dari perairan Sulawesi, Madura, hingga Kepulauan Kangean. Kegiatan audiensi dan penyerahan santunan turut dihadiri oleh unsur Basarnas Lamongan, KSOP Tanjung Pakis, PSDKP Brondong, Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Syahbandar Perikanan Brondong, Kamladu Lamongan, Forkopimcam Paciran dan Brondong, Ketua Rukun Nelayan Blimbing, HNSI Cabang Lamongan, BPBD Kabupaten Lamongan, serta keluarga para ABK KMN Enthog. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi dukungan secara materi, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian kepada keluarga korban yang tengah menghadapi masa-masa penuh ujian. Semoga ikhtiar pencarian membuahkan hasil terbaik dan seluruh keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
BERITA22/07/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Dukung TMMD ke-129 Tahun 2026, Salurkan Bantuan 10 Unit Rumah Tidak Layak Huni
BAZNAS Kabupaten Lamongan Dukung TMMD ke-129 Tahun 2026, Salurkan Bantuan 10 Unit Rumah Tidak Layak Huni
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Lamongan Peduli dengan memberikan bantuan rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Rabu (15/7/2026). Program TMMD ke-129 mengusung tema "Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan melalui peningkatan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan. Pada tahun ini, pelaksanaan TMMD dipusatkan di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, sebagai lokasi strategis untuk penguatan pembangunan infrastruktur desa, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta optimalisasi potensi unggulan daerah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut mengambil bagian melalui Program Lamongan Peduli, dengan menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan RTLH ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan sehat. Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Lamongan menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta berbagai elemen masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Dalam amanatnya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menegaskan bahwa TMMD bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik maupun nonfisik, tetapi juga menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi kemanunggalan TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Pembangunan desa adalah pondasi pembangunan daerah. Ikhtiar ini harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, dan tentunya selaras dengan visi Kabupaten Lamongan, yakni tumbuh ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis masyarakatnya,” ujar Pak Yes. TMMD ke-129 dijadwalkan berlangsung selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai tepat waktu sehingga hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Tlemang dan wilayah sekitarnya, sekaligus mendukung pembangunan nasional yang dimulai dari desa. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki dapat terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat semangat gotong royong, serta mewujudkan kesejahteraan umat di Kabupaten Lamongan.
BERITA20/07/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Pelaksanaan Program 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Pelaksanaan Program 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan secara resmi menutup rangkaian pelaksanaan Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026. Penutupan kegiatan dilaksanakan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Modo, Kecamatan Sukorame, Kecamatan Bluluk, dan Kecamatan Babat. Program 1 Desa 8 Mustahik merupakan salah satu program pentasharufan dana zakat BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dilaksanakan secara bertahap selama tiga pekan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Lamongan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang termasuk dalam kategori mustahik sekaligus memastikan penyaluran dana zakat dapat menjangkau seluruh desa/kelurahan secara merata. Pada pelaksanaan hari terakhir, pentasharufan dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut: Kecamatan Modo: 17 desa dengan 136 mustahik penerima manfaat. Kecamatan Sukorame: 9 desa dengan 72 mustahik penerima manfaat. Kecamatan Bluluk: 9 desa dengan 72 mustahik penerima manfaat. Kecamatan Babat: 23 desa/kelurahan dengan 184 mustahik penerima manfaat. Dengan berakhirnya pelaksanaan di empat kecamatan tersebut, maka seluruh rangkaian Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 telah selesai dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Secara keseluruhan, program ini berhasil menjangkau 474 desa/kelurahan yang tersebar di Kabupaten Lamongan dengan total 3.792 mustahik sebagai penerima manfaat. Pada tahun ini, Program 1 Desa 8 Mustahik juga mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat, dari sebelumnya 6 mustahik per desa/kelurahan menjadi 8 mustahik di setiap desa/kelurahan. Peningkatan tersebut merupakan komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam memperluas manfaat dana zakat agar dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Melalui Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik, BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan dan pentasharufan zakat yang amanah, profesional, serta tepat sasaran. Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta sinergi bersama pemerintah daerah, UPZ Kecamatan, KUA, MUI, DMI, dan seluruh pihak yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan program. Semoga dana zakat yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat, meringankan beban para mustahik, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki yang telah menunaikan kewajibannya melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan.
BERITA24/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Kolaborasi BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama TP PKK Kabupaten Lamongan, 104 Anak Ikuti Khitanan Massal
Kolaborasi BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama TP PKK Kabupaten Lamongan, 104 Anak Ikuti Khitanan Massal
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lamongan dalam kegiatan Khitanan Massal yang digelar di Pendopo Lokatantra, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 ini diikuti oleh 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan. Program tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan khitan secara gratis. Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa khitan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pendewasaan anak laki-laki sebagai seorang muslim. Menurutnya, generasi muda yang sehat dan berkarakter merupakan modal utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. "Khitan merupakan tahapan penting dalam proses pendewasaan anak sebagai seorang muslim. Semoga anak-anak yang mengikuti khitan massal hari ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak baik, dan kelak mampu menjadi pemimpin bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham. Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan warga Kabupaten Lamongan yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan berdomisili di Kabupaten Lamongan. Selain memperoleh layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga menerima obat-obatan, sertifikat, serta bingkisan pasca khitan sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut mengambil peran sebagai mitra kolaborasi dengan memberikan dukungan pada acara tersebut. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam menghadirkan layanan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan. Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, RSUD dr. Soegiri Lamongan, Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lamongan. Melalui sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin meningkat serta mampu melahirkan generasi Lamongan yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. BAZNAS Kabupaten Lamongan juga akan terus berkomitmen mendukung berbagai program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, dan memberikan kemaslahatan bagi umat.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesra) Kabupaten Lamongan Hadiri Pentasharufan di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah
Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesra) Kabupaten Lamongan Hadiri Pentasharufan di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah
Lamongan – Memasuki pekan kedua pelaksanaan Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan kembali melaksanakan pentasharufan dana zakat di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, S.H., M.H. Turut hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Dr. Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., beserta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lamongan, Drs. Ahmad Lazim, M.Pd., jajaran UPZ Kecamatan, Ketua MUI, Kepala KUA, Ketua DMI, serta para mustahik penerima manfaat. Dalam sambutannya, Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesra) Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa Program 1 Desa 8 Mustahik merupakan bentuk nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Beliau menyampaikan bahwa bantuan yang diterima para mustahik diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga mampu membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Pada kesempatan tersebut, Joko Nursiyanto, S.H., M.H. juga menyampaikan salam dari Bupati Lamongan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Karanggeneng yang merupakan tanah kelahiran beliau. Salam tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian dan kedekatan Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan masyarakat, sekaligus harapan agar Program 1 Desa 8 Mustahik dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para penerima. Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 pada pekan kedua ini khususnya di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah menjangkau 38 desa dengan total 304 mustahik sebagai penerima manfaat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas, merata, dan tepat sasaran sebagai wujud amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan.
BERITA18/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Mulai Pentasharufan Program 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026
BAZNAS Kabupaten Lamongan Mulai Pentasharufan Program 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan mulai melaksanakan pentasharufan Program Lamongan Peduli melalui kegiatan 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026. Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026, di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Tikung, Kecamatan Kembangbahu, Kecamatan Sarirejo, dan Kecamatan Mantup. Program 1 Desa 8 Mustahik merupakan salah satu program pentasharufan dana zakat BAZNAS Kabupaten Lamongan yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu di seluruh desa se-Kabupaten Lamongan. Pelaksanaan program ini direncanakan berlangsung selama tiga pekan dan dilaksanakan secara bertahap di 27 kecamatan se-Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamongan beserta staf pelaksana. Turut hadir pula jajaran UPZ Kecamatan yang terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) di masing-masing kecamatan. Pada tahun ini, Program 1 Desa 8 Mustahik mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat. Jika pada pelaksanaan sebelumnya setiap desa mendapatkan alokasi untuk 6 mustahik, maka pada Semester I Tahun 2026 meningkat menjadi 8 mustahik di setiap desa. Program ini menjangkau sebanyak 474 desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Lamongan dengan total penerima manfaat mencapai 3.792 mustahik. Dana yang ditasharufkan bersumber dari dana zakat yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berupaya menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas, merata, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Program ini juga menjadi wujud nyata amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan untuk disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima.
BERITA09/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Serahkan Laporan Audit KAP dan Perkuat Sinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur
BAZNAS Kabupaten Lamongan Serahkan Laporan Audit KAP dan Perkuat Sinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur
Surabaya – Jajaran pimpinan dan staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Lamongan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur pada Selasa (2/6/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum penyerahan laporan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) BAZNAS Kabupaten Lamongan. Rombongan BAZNAS Kabupaten Lamongan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Dr. Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan, arahan, serta pembinaan yang selama ini diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan. Selain bersilaturahmi, BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menyerahkan laporan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP). Dalam laporan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali berhasil meraih opini Wajar, dalam semua hal yang material, Hal ini menjadi capaian selama empat tahun berturut-turut. Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam menjaga tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional. Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Sekaligus memperkuat berbagai program pemberdayaan mustahik yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian yang berhasil dipertahankan oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan. Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen lembaga dalam menerapkan tata kelola yang baik dan bertanggung jawab. Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga akuntabilitas serta kualitas kinerja lembaga zakat. Pengelolaan zakat, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada besarnya penghimpunan dana, tetapi juga pada kualitas manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat. Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur semakin kuat dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung pemberdayaan umat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Lamongan.
BERITA02/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tebar Keberkahan Idul Adha 2026 untuk Ratusan Penerima Manfaat
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tebar Keberkahan Idul Adha 2026 untuk Ratusan Penerima Manfaat
Lamongan — Momentum Idul Adha 1447 H/2026 M dimaknai BAZNAS Kabupaten Lamongan dengan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program Kurban Berkah BAZNAS 2026. Pada tahun ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama BAZNAS RI menyalurkan sebanyak 40 ekor domba atau kambing untuk sekitar 442 jiwa penerima manfaat, Kamis (28 Mei 2026). Pelaksanaan pentasharufan hewan kurban dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Kusmini Desa Ngimbang Kec. Ngimbang. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Lamongan dan BAZNAS RI dalam upaya memperluas manfaat kurban sekaligus memberdayakan peternak lokal binaan BAZNAS. Seluruh hewan kurban yang ditasharufkan merupakan hasil peternakan binaan BAZNAS yang berada di Desa Girik Kec. Ngimbang dan Desa Pataan Kec. Sambeng. Program Balai Ternak BAZNAS tersebut menjadi salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi produktif yang terus dikembangkan oleh BAZNAS agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para peternak. Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan menyampaikan terimakasih kepada mudohi yang berkurban melalui BAZNAS RI, beliau juga menjelaskan bahwa pendistribusian atau pentasharufan ini seperti arahan dari Bapak Bupati Lamongan, yang mana harus didistribusikan di daerah yang lebih membutuhkan, yaitu daerah Lamongan di wilayah selatan. Program kurban tahun ini tidak hanya berfokus pada distribusi daging kurban kepada masyarakat, namun juga memberikan dampak ekonomi bagi para peternak binaan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari Dinas Peternakan Kab. Lamongan yang turut melakukan pemeriksaan kepada 40 hewan kurban dari balai ternak dan dinyatakan sehat . selain itu Dinas Peternakan juga melakukan pengecekan pada organ dalam hewan kurban setelah proses penyembelihan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh organ dalam berada dalam kondisi baik dan sehat. Dengan demikian, daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat dipastikan memenuhi standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Program Kurban Berkah BAZNAS 2026 diharapkan mampu menghadirkan semangat kepedulian dan pemerataan manfaat Idul Adha bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, program ini juga menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS dapat dioptimalkan menjadi program produktif yang berdampak luas bagi umat. Melalui momentum Idul Adha 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap keberkahan kurban dapat terus menguatkan solidaritas sosial, meningkatkan kesejahteraan peternak lokal, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat.
BERITA28/05/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Dukung Generasi Emas Lewat Beasiswa Produktif
BAZNAS Kabupaten Lamongan Dukung Generasi Emas Lewat Beasiswa Produktif
Lamongan — Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dimaknai oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui penguatan kualitas sumber daya manusia lewat program Beasiswa Lamongan Cerdas dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (20/5/2026). Sebanyak 218 penerima manfaat dari 68 lembaga pendidikan menerima bantuan pendidikan dengan total penyaluran mencapai Rp. 375,9 juta. Program beasiswa tersebut menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari santri, siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga mahasiswa. Selain penyaluran beasiswa, pada kesempatan tersebut BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menyerahkan hasil audit tahun buku 2025 dari kantor akuntan publik dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan dana zakat, infak, dan sekedah yang transparan dan akuntabel. Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan Dr. H. Bambang Eko Mulyono, S.H., M.Hum., M.M. menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyaluran bantuan pendidikan tahun ini. “Alhamdulillah, pagi ini kita bersama bersyukur dapat menyalurkan beasiswa kepada ratusan penerima, mulai dari jenjang santri, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, hingga mahasiswa,” ujarnya. Selain itu, beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh penerima manfaat agar tidak mudah menyerah dalam menempuh pendidikan dan terus memiliki semangat untuk meraih cita-cita. “Anak-anak jangan pernah berputus asa. Perlu diketahui bahwa Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan ini dulunya juga penerima beasiswa. Karena itu saya berharap adik-adik semua terus semangat belajar dan kelak bisa sukses serta membantu orang lain,” pesannya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur KH. Dr. Ahsanul Haq, M.Pd.I. menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mendukung program pendidikan masyarakat. “Acara ini menjadi bentuk sinergi yang sangat baik antara pemerintah daerah dengan BAZNAS. Tidak semua BAZNAS kabupaten mendapatkan dukungan penuh dari bupatinya. Alhamdulillah di Lamongan sinergi ini berjalan sangat baik,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa program beasiswa merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi unggul yang mampu membawa perubahan bagi daerah dan bangsa. Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek. menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan dan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. “Kemajuan daerah dapat dilihat dari perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ketika pendidikan maju, maka tingkat peradaban daerah juga akan maju,” tutur Pak Yes. Selain menekankan pentingnya kemajuan pendidikan untuk pembangunan daerah, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu juga mengingatkan pentingnya penguatan adab dan karakter di tengah perkembangan zaman saat ini. Ia menilai, menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan etika/adab yang baik. Adapun rincian penerima beasiswa meliputi - 138 santri dari 37 lembaga menerima bantuan Rp. 1,8 juta setiap enam bulan, - 5 siswa SD/MI menerima Rp. 600 ribu per tahun, - 5 siswa SMP/MTs menerima Rp. 900 ribu per tahun, - 20 siswa SMA/MA dari 11 lembaga menerima Rp. 1 juta per tahun dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur - serta 35 mahasiswa dari 15 perguruan tinggi menerima Rp. 2 juta per semester. Yang mana 15 mahasiswa dari Provinsi Jawa Timur Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap program pendidikan ini dapat menjadi bagian dari kebangkitan generasi muda Lamongan menuju masa depan yang lebih unggul, mandiri, dan berdaya saing.
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Kolaborasi BAZNAS Lamongan dan Pemkab Lamongan, 146 Pemudik Ikuti Program Balik Gratis 2026
Kolaborasi BAZNAS Lamongan dan Pemkab Lamongan, 146 Pemudik Ikuti Program Balik Gratis 2026
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali berkolaborasi dalam penyelenggaraan program balik gratis 2026 bagi masyarakat perantau. Sebanyak 146 pemudik diberangkatkan menuju Jakarta dari halaman Stadion Surajaya, Selasa (24/3/2026). Program ini merupakan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Lamongan, Pemerintah Kabupaten Lamongan, serta Dinas Perhubungan sebagai upaya membantu masyarakat kembali ke perantauan pasca Lebaran sekaligus mengurangi kepadatan arus balik. Dalam pelaksanaannya, disediakan tiga unit bus yang telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) guna memastikan keselamatan perjalanan. Dari jumlah tersebut, dua unit bus difasilitasi oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran program. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa program ini menjadi agenda rutin pemerintah daerah untuk membantu masyarakat sekaligus menciptakan arus balik yang lebih tertib. “Alhamdulillah, tahun ini program balik gratis bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan berjalan dengan baik serta tertib. Tahun ini ada 146 pemudik, setiap tahun kita berupaya untuk meningkatkan layanan” ujarnya. Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Dianto Hari Wibowo, yang menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan selama arus balik Lebaran. Sementara itu, jajaran Forkopimda turut hadir dalam prosesi pemberangkatan yang diawali dengan penyerahan simbolis paket goodie bag kepada peserta serta peninjauan kondisi armada sebelum keberangkatan. Antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi. Seluruh kuota peserta telah terpenuhi jauh sebelum hari pemberangkatan. Program Balik Gratis ini dinilai sangat membantu para perantau, terutama di tengah tingginya kebutuhan pasca Lebaran. Selain itu, lonjakan harga tiket transportasi reguler saat arus balik yang kerap meningkat signifikan turut menjadi alasan pentingnya program ini bagi masyarakat. Keterlibatan BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Dukungan armada yang diberikan diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat program bagi para perantau asal Lamongan. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama BAZNAS Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini, termasuk penambahan jumlah armada, agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.
BERITA27/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Baznas kabupaten Lamongan Salurkan 7.000 Paket Sembako Ramadan ke Seluruh Wilayah Kabupaten Lamongan
Baznas kabupaten Lamongan Salurkan 7.000 Paket Sembako Ramadan ke Seluruh Wilayah Kabupaten Lamongan
Lamongan – Baznas Kabupaten Lamongan menyalurkan sebanyak 7.000 paket sembako kepada masyarakat selama Ramadan 1447 H / 2026 M. Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan suci. Setiap paket sembako berisi bahan kebutuhan sehari-hari seperti beras, gula, minyak goreng, dan mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan serta bisa menambah semangat dalam beribadah di bulan suci Ramadan. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak awal hingga akhir Ramadan. Proses distribusi melibatkan para amil serta jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di berbagai wilayah. Dalam pelaksanaannya, paket sembako didistribusikan hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Lamongan melalui 27 UPZ di kantor kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga keagamaan, serta masjid-masjid. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan, di antaranya pedagang asongan, pedagang kaki lima, dan tukang becak, yang selama ini menjadi bagian dari sektor ekonomi informal di Lamongan. Melalui jaringan distribusi yang melibatkan berbagai unsur tersebut, penyaluran bantuan dapat berjalan lebih luas dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah. Program ini mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Salah seorang tukang becak mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima karena sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya selama Ramadan. Ke depannya, Baznas Kabupaten Lamongan akan terus berupaya menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepedulian dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Safari Ramadan Ditutup di Kecamatan Babat, Baznas Lamongan Salurkan Bantuan Ibadah dan Santunan Anak Yatim
Safari Ramadan Ditutup di Kecamatan Babat, Baznas Lamongan Salurkan Bantuan Ibadah dan Santunan Anak Yatim
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan kembali menyalurkan bantuan keagamaan melalui Program Lamongan Taqwa dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lamongan tahun 1447 H/2026 M. Penyerahan bantuan dilakukan di Masjid Raudlatul Muttaqin, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, yang menjadi lokasi penutupan Safari Ramadan Pemkab Lamongan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Lamongan menyerahkan bantuan berupa rak Al-Qur’an dan peralatan sholat untuk mendukung kenyamanan jamaah dalam beribadah serta memakmurkan masjid. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada pengurus masjid sebagai bagian dari komitmen BAZNAS Lamongan dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan. Kepala Desa Tritunggal, Ahmad Mansur, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena Desa Tritunggal terpilih sebagai lokasi penutupan Safari Ramadan tahun ini. "Semoga adanya kegiatan ini bisa menjadi ladang pahala dan keberkahan untuk semua," ujarnya. Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, menjelang Hari Raya Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk saling memohon maaf serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Lamongan. Bupati juga memohon agar selama Lebaran seluruh masyarakat bisa menjaga keamanan dan ketertiban. "Semoga kita bisa melaksanakan Idul Fitri dalam keadaan sehat dan bahagia," tuturnya. Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut berpartisipasi dengan menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim dan dhuafa di setiap lokasi kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Adapun rangkaian Safari Ramadan Pemkab Lamongan tahun 2026 telah dilaksanakan di lima lokasi, yaitu: Rabu, 25 Februari 2026 di Masjid Jami’ Ussisa Alattaqwa, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng.Jumat, 27 Februari 2026 di Masjid Ar-Rahman, Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu.Selasa, 3 Maret 2026 di Masjid Sabilillah, Desa Sugio, Kecamatan Sugio.Kamis, 5 Maret 2026 di Masjid Jami’ Sabilul Muhtadin, Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk.Kamis, 12 Maret 2026 di Masjid Raudlatul Muttaqin, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan Masjid Raudlatul Muttaqin dapat semakin nyaman digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat, khususnya selama bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian sosial antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat, sehingga sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Lamongan yang lebih maju dan sejahtera.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Sinergi Ramadan: Peran BAZNAS Lamongan Perkuat Perlindungan 2.517 Anak Asuh di 46 LKSA
Sinergi Ramadan: Peran BAZNAS Lamongan Perkuat Perlindungan 2.517 Anak Asuh di 46 LKSA
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan anak melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Tim Penggerak PKK. Pada Ramadan 1447 H, bantuan sosial disalurkan kepada 46 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang menaungi 2.517 anak asuh di seluruh Kabupaten Lamongan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Lokatantra oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono dan didampingi Ketua TP PKK Lamongan, Anis Kartika. Program ini menjadi agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan. Peran Strategis BAZNAS dalam Penguatan LKSA Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan Bambang Eko Muljono menyampaikan bahwa sumber dana bantuan ini berasal dari zakat dan infak yang dihimpun melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan. Beliau juga menambahkan mayoritas dana yang disalurkan berasal dari muzakki dan munfiq Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamongan. “Hampir 98 persen muzakki dan munfiq berasal dari ASN di Lamongan. Ini bentuk kepedulian bersama untuk anak-anak yang membutuhkan” ujarnya. Dukungan Nyata dan Kebutuhan Anak Asuh Setiap LKSA menerima bantuan berupa: 50 kilogram beras Satu dus minyak goreng Dua dus mi instan 10 kilogram gula Dua dus biskuit Uang tunai sebesar Rp5.500.000 Berdasarkan data Forum LKSA Lamongan, saat ini terdapat 46 LKSA yang tersebar hampir di seluruh kecamatan dengan total 2.517 anak asuh dan 482 pengasuh. Penurunan jumlah anak dibanding tahun sebelumnya menjadi indikator positif pembangunan sosial di Kabupaten Lamongan. Kolaborasi untuk Tanggung Jawab Bersama Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan secara kolektif. “Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa pemerintah harus hadir bagi anak-anak miskin, anak-anak terlantar, anak-anak yatim, dan semuanya harus dipelihara oleh negara. Pemerintah daerah tentu tidak bisa sendirian dalam melaksanakan tugas seperti hari ini. Pemerintah hadir melalui LKS, melalui yayasan dan panti asuhan, yang terus menjadi mitra strategis sehingga anak-anak ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat ekosistem kepedulian sosial. Ramadan menjadi momentum untuk memperluas manfaat dana umat, menghadirkan keberkahan, serta memastikan ribuan anak asuh di Lamongan tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan yang berkelanjutan.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Safari Ramadan 2026, Sinergi Pemkab dan Baznas Kabupaten Lamongan Hadirkan Pelayanan dan Kepedulian di Desa Banjarmadu
Safari Ramadan 2026, Sinergi Pemkab dan Baznas Kabupaten Lamongan Hadirkan Pelayanan dan Kepedulian di Desa Banjarmadu
Lamongan — Yuhronur Efendi Bupati Lamongan bersama Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara dan jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan melaksanakan Safari Ramadan pada Rabu (25/2/2026) di Masjid Jami’ Usssisa Alattaqwa, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga difokuskan pada pendekatan pelayanan publik guna memastikan pemerataan realisasi program prioritas daerah hingga nasional. Dalam kesempatan ini masyarakat Desa Banjarmadu berduyun-duyun memadati fasilitas pelayanan, seperti: pemeriksaan kesehatan, operasi pasar murah, pelayanan kependudukan, konsultasi perizinan, konsultasi BPJS, serta perpustakaan keliling. Kehadiran layanan terpadu ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang mengalami kendala dalam mengakses fasilitas pemerintah. Ali Yudi selaku Kepala Desa Banjarmadu bersyukur Karena banyaknya fasilitas pelayanan dalam kegiatan kali ini, tentu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Banjarmadu. Kapolres Lamongan AKBP Arif Fakhruzzaman dalam sambutannya beliau merasa senang bisa mengikuti Safari Ramadhan kali ini, beliau juga berharap masyarakat Lamongan hidup rukun, dan bisa menjalankan ibadah ramadhan dengan lancar. Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan pentingnya sinergi antara kegiatan keagamaan dan pelayanan publik langsung kepada masyarakat. “Alhamdulillah bisa bersilaturahmi secara langsung bersama masyarakat Desa Banjarmadu. Kegiatan ini menggabungkan kegiatan keagamaan dengan pelayanan publik langsung,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Lamongan turut berkontribusi melalui penyaluran bantuan perlengkapan dan peralatan sholat untuk Masjid Jami’ Usssisa Alattaqwa, serta santunan kepada sekitar 25 anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Karanggeneng. Partisipasi ini menjadi bagian dari komitmen Baznas Kabupaten Lamongan dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kontribusi Baznas Kabupaten Lamongan dalam Safari Ramadan ini merupakan wujud kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan, memperluas jangkauan program kesejahteraan, serta memastikan kehadiran negara dan lembaga zakat dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Safari Ramadan di Karanggeneng ini menjadi awal rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lainnya. Baznas Kabupaten Lamongan berharap bantuan yang disalurkan dapat meningkatkan kenyamanan ibadah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak.
BERITA28/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Perkuat Peran UPZ melalui Lamongan Taqwa – Gerakan Masjid Bersih
BAZNAS Kabupaten Lamongan Perkuat Peran UPZ melalui Lamongan Taqwa – Gerakan Masjid Bersih
Lamongan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan menyelenggarakan kegiatan Lamongan Taqwa – Gerakan Masjid Bersih bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid dan musholla se-Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 15 Februari 2026, bertempat di Aula Universitas Islam Lamongan (UNISLA). Acara dihadiri oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Timur sekaligus Pembina Wilayah Kerja Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban, Dr. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Mulyono, SH., Sp.N., M.Hum., MM., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lamongan, Heru Mudianto, S.Ag., serta Dekan Fakultas Agama Islam UNISLA yang mewakili Rektor UNISLA, Dr. Hepi Ikmal, M.Pd.I. Turut hadir Unit Pengelola Zakat (UPZ) masjid dan musholla se-Kabupaten Lamongan. Dalam sambutannya, Dr. Hepi Ikmal, M.Pd.I. menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta sekaligus mengapresiasi berbagai program BAZNAS Kabupaten Lamongan. Menurutnya, BAZNAS tidak hanya menghadirkan program insentif bagi imam, tetapi juga kegiatan yang berdampak langsung pada kenyamanan rumah ibadah serti gerakan masjid bersih saat ini. Ia juga mengingatkan pentingnya semangat pelayanan kepada umat. “Kita semua adalah khadimul ummah — pelayan umat. Mudah-mudahan panjenengan semua yang hadir di sini memiliki semangat dan kebaikan yang sama untuk menjadi pelayan-pelayan umat,” tambahnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Mulyono, SH., Sp.N., M.Hum., MM., dalam sambutannya sekaligus laporan kegiatan menyampaikan perkembangan kelembagaan UPZ. Hingga saat ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan telah menerbitkan 193 Surat Keputusan (SK) UPZ. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi dan komunikasi. “Tujuan utama kegiatan ini adalah menyambung silaturahmi dan komunikasi antara BAZNAS dengan UPZ masjid dan musholla,” lanjutnya. Lebih lanjut, beliau memaparkan rencana program pemberdayaan tahun 2026 melalui tiga UPZ masjid yang sedang dalam tahap kajian, dengan fokus membantu masyarakat yang terjerat rentenir atau bank titil. “Untuk tahun 2026, kami merencanakan program pemberdayaan melalui tiga UPZ masjid. Program diarahkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terjerat rentenir. Ini merupakan program yang telah berjalan di tingkat provinsi dan akan kami coba implementasikan di Lamongan,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menegaskan pentingnya peran pengelola masjid dan musholla dalam menciptakan kenyamanan jamaah, khususnya menjelang Ramadan. “Sebagai pengelola masjid dan musholla, yang harus kita perhatikan adalah kenyamanan jamaah ketika memasuki rumah ibadah. Kenyamanan dalam berbagai aspek menjadi hal utama, terlebih menjelang Ramadan seperti saat ini,” tuturnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bijaksana dalam menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadan serta menekankan transparansi pengelolaan keuangan masjid guna menjaga kepercayaan jamaah. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lamongan, Heru Mudianto, S.Ag. Sesi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta, yang ditanggapi langsung oleh narasumber. Acara berakhir pada pukul 12.05 WIB dalam suasana kondusif. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap Gerakan Masjid Bersih dapat menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan fungsi masjid sebagai pusat ibadah serta pemberdayaan umat.
BERITA17/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Rumah Baru, Harapan Baru: BAZNAS Lamongan Resmikan Bantuan Bedah Rumah di Desa Botoputih
Rumah Baru, Harapan Baru: BAZNAS Lamongan Resmikan Bantuan Bedah Rumah di Desa Botoputih
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan meresmikan bantuan program bedah rumah milik Bapak Sagi, warga Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, pada Kamis (12/2/2025). Program ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu agar lebih layak, aman, dan nyaman. Peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua II BAZNAS Kabupaten Lamongan Drs. Ahmad Lazim, M.Pd beserta staf amil, Camat Tikung dan jajaran pemerintahan kecamatan, Forkopimcam, Kepala Desa Botoputih, serta perangkat desa. Kehadiran para pihak mencerminkan sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepala Desa Botoputih Rudi Santoso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan atas bantuan bedah rumah yang diberikan kepada warganya di Dusun Tlanak. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut, mengingat masih terdapat warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah layak huni. Senada dengan hal tersebut, Camat Tikung H. Sujirman Sholeh, S.E., M.M. memberikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dinilai konsisten membantu masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dapat terus diperkuat demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ketua II BAZNAS Kabupaten Lamongan Drs. Ahmad Lazim, M.Pd menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Sagi atas peresmian rumah yang telah direnovasi. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa BAZNAS berperan sebagai penyaring untuk memastikan penerima bantuan benar-benar termasuk dalam kategori asnaf sehingga dana yang disalurkan tepat sasaran. Selain itu, Drs. Ahmad Lazim, M.Pd juga menghimbau masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan. “Dana yang dikelola BAZNAS berasal dari masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk bersinergi agar pentasharufan berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Program bedah rumah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.
BERITA13/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Bersama PWI Lamongan Gelar Bhakti Sosial dan Sunat Massal, Peringati HPN 2026 dan HUT PWI Ke-80
BAZNAS Kabupaten Lamongan Bersama PWI Lamongan Gelar Bhakti Sosial dan Sunat Massal, Peringati HPN 2026 dan HUT PWI Ke-80
Lamongan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan bhakti sosial dan sunat massal di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) PWI ke-80, pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan dihadiri oleh Bupati Lamongan Dr. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Dr. Nalikan, MM. Dari BAZNAS Kabupaten Lamongan dihadiri Wakil Ketua I Heru Mudianto, S.Ag., Wakil Ketua II Drs. Ahmad Lazim M.Pd. Dan Camat beserta Forkopimcam, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers. Dalam kegiatan ini, masyarakat memperoleh berbagai layanan gratis, meliputi khitan massal, pelayanan kesehatan, pelayanan Samsat dan layanan terpadu lainnya. Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Desa Kedungkumpul dan sekitarnya. “Alhamdulillah, kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kedungkumpul. Selain khitan massal, masyarakat juga mendapatkan berbagai pelayanan, seperti pelayanan kesehatan, pelayanan Samsat, dan pelayanan terpadu lainnya. Ini sangat membantu warga,” ujarnya. Ketua PWI Kabupaten Lamongan, Kadam Mustoko, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan yang selalu hadir dan mendukung setiap kegiatan PWI, khususnya dalam kegiatan bhakti sosial pada peringatan Hari Pers Nasional tahun ini. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PWI untuk memperbaiki citra wartawan di tengah masyarakat. “Kegiatan ini kami lakukan karena masih adanya oknum yang mencoreng nama baik wartawan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin memperbaiki citra wartawan dan menunjukkan bahwa pers hadir untuk masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Dr. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., selaku Bupati Lamongan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PWI memiliki tugas yang mulia dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. “PWI mempunyai tugas yang mulia untuk menyebarkan informasi yang baik serta mampu memberikan informasi dan inovasi. Tujuannya adalah untuk mensejahterakan masyarakat,” tutur Bupati Lamongan. Kegiatan bakti sosial dan sunat massal ini secara resmi dibuka dengan pemotongan tumpeng dan ucapan bismillah sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Usai membuka acara, Bupati Lamongan juga menyempatkan diri untuk singgah di stan-stan pelayanan yang tersedia serta melakukan pemeriksaan kesehatan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan dan PWI Kabupaten Lamongan berharap dapat terus memperkuat kolaborasi, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadikan momentum Hari Pers Nasional sebagai ajang kepedulian sosial dan pengabdian kepada bangsa.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Lamongan Panen Perdana Melon, Bukti Nyata Pemberdayaan Mustahik
BAZNAS Lamongan Panen Perdana Melon, Bukti Nyata Pemberdayaan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Panen Perdana Petik Melon pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian produktif yang menyasar para mustahik binaan BAZNAS. Acara Panen Perdana Petik Melon ini adalah program greenhouse yang sudah di launching 24 Desember 2025 yang lalu, acara dilaksanakan sebagai upaya BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui pengelolaan pertanian modern berbasis greenhouse, sekaligus memperlihatkan hasil nyata pemanfaatan dana yang produktif. Kegiatan Panen Perdana Petik Melon dilaksanakan di greenhouse milik program BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dikelola bersama para penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dan tamu undangan diajak melihat langsung proses budidaya melon, mulai dari perawatan tanaman hingga panen hasil pertanian. Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pendampingan berkelanjutan kepada mustahik agar mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan pendapatan secara mandiri. Melalui pendekatan pertanian modern, mustahik diharapkan tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga pelaku usaha produktif yang berdaya saing. Selain kegiatan Panen Perdana Petik Melon, BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menyerahkan secara simbolik dua unit rombong usaha dari total sepuluh unit rombong. Dana tersebut diperoleh dari Baznas Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk sinergitas Baznas, bantuan rombong tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana usaha produktif sehingga mampu menunjang penghasilan dan mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi bahwa "Pentasharufan dana Infaq dengan skema Greenhouse ini satu-satunya di Jawa Timur". Program pertanian produktif ini merupakan salah satu fokus BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mendukung penguatan ekonomi di daerah Lamongan. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa di berbagai sektor produktif guna meningkatkan kesejahteraan mustahik dan mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kab. Lamongan oleh Dr. M Nalikan. Turut hadir Dr. Ahsanul Haq Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Timur, Dr. Mugito Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Shofi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kesra, jajaran forkopimcam, KUA, MUI, DMI, Kades/Lurah se-Kecamatan Brondong. Dr. Nalikan sangat mengapresiasi ide dan inovasi Baznas Kab. Lamongan dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian.
BERITA29/01/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 dan Resmikan Greenhouse Melon di Kecamatan Brondong
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 dan Resmikan Greenhouse Melon di Kecamatan Brondong
BAZNAS Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Penutupan Program 1 Desa 6 Mustahik yang dirangkai dengan Launching Greenhouse BAZNAS Kabupaten Lamongan di Kecamatan Brondong. Kegiatan ini menjadi penanda komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam penguatan ekonomi masyarakat desa serta upaya nyata pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lamongan. Rabu, (24/12/2025). Acara dibuka secara seremonial, dan momentum inti kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan Program 1 Desa 6 Mustahik kepada para penerima manfaat, sebagai penutup rangkaian program yang telah berjalan di wilayah Kecamatan Brondong. Dalam sambutannya, Camat Brondong menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dinilai konsisten menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BAZNAS menjadi kekuatan penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Serta menekankan bantuan agar dimanfaatkan sebaik mungkin. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta percepatan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa. Menurutnya, desa merupakan rumpun paling bawah yang memiliki peran strategis dalam menekan angka kemiskinan. Melalui pengelolaan ZIS yang terstruktur dan kolaboratif di tingkat desa, diharapkan manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih merata dan berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Dr. Moh. Nalikan, M.M., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan merasa sangat terbantu dengan kehadiran dan peran aktif BAZNAS. Ia menilai program-program BAZNAS sejalan dengan agenda pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Usai penutupan program, kegiatan dilanjutkan dengan Launching Greenhouse BAZNAS Kabupaten Lamongan tepatnya di Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong. Para tamu undangan melakukan kunjungan langsung ke greenhouse buah melon sebagai bentuk peresmian program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian produktif. Program greenhouse ini diharapkan mampu menjadi model penguatan ekonomi mustahik yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan. Dalam sambutan launching, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa greenhouse melon ini merupakan bagian dari strategi pengembangan ekonomi produktif mustahik agar mampu bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pelaku usaha. Hal senada disampaikan oleh Sekda Lamongan, yang mengapresiasi inovasi BAZNAS dalam menghadirkan program produktif yang selaras dengan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ketua dan jajaran Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan serta Amil Pelaksana, Camat Brondong beserta jajaran, MUI, DMI, KUA, Kecamatan Brondong, serta Kepala Desa se-Kecamatan Brondong. Melalui penutupan Program 1 Desa 6 Mustahik dan launching Greenhouse BAZNAS ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemerintah desa semakin kuat dalam mewujudkan Lamongan yang berdaya, sejahtera, dan berkeadilan.
BERITA25/12/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Lamongan Perkuat Sosialisasi ZIS dan Pembentukan UPZ Desa Menjelang Akhir Program Pentasharufan Semester II Tahun 2025
BAZNAS Lamongan Perkuat Sosialisasi ZIS dan Pembentukan UPZ Desa Menjelang Akhir Program Pentasharufan Semester II Tahun 2025
Paciran — Menjelang berakhirnya pelaksanaan Program Pentasharufan 1 Desa 6 Mustahik Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan penekanan pada pembentukan dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis BAZNAS dalam mendukung kebijakan nasional serta menyesuaikan arah program pembangunan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan di Paciran Islamic Center (PIC), Senin (22/12/2025).Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan, yang diwakilkan oleh K.H. Masnur Arif, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., Camat Paciran serta jajaran, Ketua MUI, DMI, KUA Kecamatan Paciran. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan seremonial, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi ZIS oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta pelaksanaan pentasharufan bantuan Program 1 Desa 6 Mustahik bagi mustahik di wilayah Kecamatan Paciran.Dalam sambutannya, Camat Paciran menyampaikan bahwa keberlanjutan program pentasharufan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Lamongan memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan berbasis desa. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi yang sistematis antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan lembaga keagamaan guna memperkuat efektivitas pengelolaan zakat di tingkat lokal.Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) baik di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) merupakan instrumen keagamaan yang memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang terstruktur, terkoordinasi, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam agar fungsi zakat sebagai sarana pemerataan kesejahteraan umat dapat terwujud secara optimal. MUI, dalam posisinya sebagai lembaga keulamaan, memiliki tanggung jawab moral dan normatif untuk memastikan bahwa praktik pengelolaan ZIS berjalan dalam koridor fiqh zakat dan prinsip kemaslahatan.Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam pemaparannya menyampaikan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus menekankan pentingnya penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola zakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan UPZ desa tidak hanya berfungsi sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam penghimpunan ZIS, tetapi juga sebagai simpul kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah desa, dan tokoh keagamaan dalam rangka memperluas dampak sosial zakat secara berkelanjutan.Lebih lanjut, ia menggarisbawahi urgensi jalinan kerja sama yang erat antara BAZNAS Kabupaten Lamongan, unsur pemerintah Kecamatan Paciran, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai mitra strategis dalam pembinaan umat. Sinergi kelembagaan tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem pengelolaan zakat yang terintegrasi, mendukung implementasi kebijakan nasional, serta memastikan pelaksanaan Program 1 Desa 6 Mustahik berjalan optimal hingga tahap akhir.Kegiatan pentasharufan ini juga dilaksanakan beriringan dengan momentum ta’aruf pengurus MUI Kecamatan Paciran, yang menjadi ruang konsolidasi kelembagaan dalam rangka memperkuat koordinasi dan kerja sama lintas institusi untuk pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan mustahik khususnya di Kecamatan Paciran
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Lamongan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lamongan.

Lihat Daftar Rekening →