BAZNAS KABUPATEN LAMONGAN SERAHKAN BANTUAN PROGRAM LAMONGAN PEDULI
24/09/2024 | Penulis: WIDIATUL ILMIAH
BANTUAN
Tepat pada hari Senin, 23 September 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan menyelenggarakan kegiatan Pentasharufan Bantuan Program Lamongan Peduli, diantaranya meliputi bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang mana program ini merupakan dana sharing dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Lamongan yang tiap penerima Mustahiknya mendapat bantuan senilai Rp. 30.000.000, penerima merupakan warga Kecamatan Modo, Kecamatan Maduran, Kecamatan Paciran, Kecamatan Sugio, Kecamatan Karangbinangun, Kecamatan Sukodadi, dan Kecamatan Turi. Selain bantuan RTLH ada juga bantuan operasional untuk Griya Qur'an Difabel dan bantuan untuk korban bencana kebakaran di beberapa titik yang ada di Kabupaten Lamongan yang meliputi warga Kecamatan Sugio, Kecamatan Babat, Kecamatan Kedungpring, dan Kecamatan Kembangbahu. Kegiatan di laksanakan di Gedung MUI Lantai 5 dan di hadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamongan, para UPZ Kecamatan, termasuk Perangkat Desa, dan tentunya peserta penerima bantuan di hadirkan untuk serah terima bantuan secara langsung.
Kegiatan tersebut mengangkat tema Pentasharufan Bantuan Program Peduli BAZNAS Provinsi Jawa Timur x BAZNAS Kabupaten Lamongan (Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Operasional Griya Qur'an Difabel, dan Bencana Kebakaran). Rentetan acara di mulai dengan pembukaan, penyampaian laporan yang di sampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan ''Bambang Eko M'' kami laporkan kali ini kegiatannya adalah penyerahan untuk bedah rumah baik dari dana BAZNAS Provinsi jawa timur dan dana dari BAZNAS Kabupaten, kemudian bantuan untuk musibah kebakaran dan tidak kalah penting yang kami laporkan juga bahwa teman-teman kita Difabel ini perlu bantuan dari kita semua, perlu kami sampaikan juga kami masih kesulitan untuk mencari Qur'an Braille, hari ini kamu masih berusaha mencarikan, kami sudah koordinasi dengan BAZNAS Provinsi, BAZNAS Pusat, khususnya Pak Sekcam selaku UPZ, teman-teman kita yang Difabel ini perlu kita bantu untuk kegiatan-kegiatannya, alhamdulillah kami di beri tahu pak Sekda terkait datanya, untuk operasionalnya ini Pak Sek yang kami bantu untuk ngajar ngaji satu tahun tapi kami berikan tiap 3 bulan sekali, alhamdulillah di Lamongan ini Pak Sekda perhatian sekali sehingga kami mendapatkan data dari Pak Sekda ini ada juga dari Pak Sekcam kalo ada warganya yang ada Difabel supaya melaporkan dan inshaAllah akan kami bantu. Dan mohon maaf baru hari ini kami serahkan bantuannya karena kami ngumpulkan dulu tiap bulan dari zakatnya para ASN zakatnya para Muzaki atau infaqnya yang belum memenuhi kewajiban zakat karena kami mengumpulkan sedikit demi sedikit sehingga meskipun tidak banyak tapi semoga bisa membantu Bapak Ibu khususnya penerima bantuan bencana kebakaran sehingga sedikit bisa meringankan.
Mohon doanya Bapak Ibu yang sudah bayar zakat semoga di berikan rezeki yang lancar, kesehatan, sehingga tetap dapat menunaikan zakat. Lanjut sambutan sekaligus arahan dan edukasi tentang Zakat, Infaq, Sedekah, oleh Sekretaris Daerah Drs. Nalikan. Terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Jatim maupun BAZNAS Kabupaten Lamongan yang telah berkolaborasi bersama dalam rangka bagaimana bisa membantu warga masyarakat Lamongan, tentu kita senantiasa memahami kaitannya dengan BAZNAS, zakat itu memang kewajiban bagi kita umat Islam tapi zakat ini banyak di lupakan padahal ini kewajiban sehingga Pemerintah Kabupaten Lamongan Pak Bupati membuat kebijakan mewajibkan seluruh anggota ASN untuk melaksanakan zakatnya, dan alhamdulillah zakat bisa terkumpul dan bisa di gunakan untuk yang pertama membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Lamongan, sudah banyak bantuan dari BAZNAS yang sudah di berikan ada bedah rumah, ada rumah kebakaran dan saya minta juga Pak Sekcam mari bersama-sama kalo di Desanya ada yang tidak terlaporkan ada warganya yang rumahnya kurang layak mohon itu bisa di laporkan, kalo saya, saya foto kemudian saya minta data KTP ke Kepala Desa lalu saya kirim ke BAZNAS, tolong di cek dan alhamdulillah dengan kepedulian-kepedulian itu kadang kala di depan mata kita kadang-kadang juga lupa demikian juga saya harap Pak Sekcam dapat mengajak seluruh Pemerintah Desa untuk berzakat paling tidak infaq dan semua ini tanggungjawab kita bersama, inshaAllah kalo ini kita lakukan bersama-sama antara Pemerintah dan yang ada di Kabupaten ini inshaAllah dapat membantu masyarakat kita yang kurang berkecukupan di Lamongan ini kalo kita lihat angka kemiskinan masih 0, maka perlu dorongan dan kinerja kita bersama, saya senang di BAZNAS ini kan ngga serumit dana APBD, ya karena itu memang prosedur misal kalo ada kebakaran kalo kita usulkan itu nunggu proses yang lama dan itu memang aturan kalo kita melanggar itu kita kena jerat hukum. Maka kami di Pemerintah Lamongan ini menggerakkan untuk seluruh ASN untuk berzakat di BAZNAS dalam rangka membantu saudara kita lebih cepat dan terkena sasaran karena ga ada unsur politik ga ada unsur kepentingan, kita lakukan semata-mata untuk membantu masyarakat Lamongan.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya. Untuk membersihkan hati salah satunya dengan Zakat, orang bicara kalo tidak dengan hati asal bicara saja lalu apa bedanya dengan kambing, kambing juga bisa bicara embek embek, tidak bisa berbicara yang lain tapi, misal embak embak ujarnya.
Islam mengajarkan sedekah itu menutup 70 pintu kejelekan jangan Adigang Adigung Adiguna, menyombongkan kekuatan, kekuasaan dan kepandaian, yang dimiliki. Musibah bisa di tolak dengan Zakat, di dalam surah saba ayat 16 yang artinya ''Tetapi mereka berpaling maka kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi pohon-pohon yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr'', kemakmuran yang diberikan Allah kepada saba itu hancur. Maka kenapa Nabi Muhammad SAW hidupnya sederhana, ya itu beliau sering tidak makan karena di berikan kepada orang-orang yang butuh makan, pemimpin itu mending tidak makan yang penting rakyatnya makan, Nabi adalah uswatun hasanah.
Karena hablumminallah itu harus seimbang dengan hablumminannas, ada kisah seorang ahli ibadah sholatnya khusyuk namun dia memiliki tetangga yang kelaparan tapi tidak mau membantu maka terkait hal itu Nabi menjawab orang tersebut tidak akan masuk surga disini lah pentingnya Zakat Infaq Sedekah, BAZNAS Aman syar'i, Regulasi dan NKRI. Sekedar mengingatkan bahwa kita di dunia ini mampir ngombe.
Berita Lainnya
Sinergi Kuat Berbuah Prestasi, BAZNAS Lamongan Raih Dua Penghargaan di BAZNAS Jatim Awards 2025
BAZNAS Lamongan Berpartisipasi dalam Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah pada Agenda Kemenko RI (Bidang Pemberdayaan Masyarakat)
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 dan Resmikan Greenhouse Melon di Kecamatan Brondong
BAZNAS Lamongan Start Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025: Prioritas pada Pemanfaatan yang Tepat
Zakat sebagai Motor Perubahan: FGD BAZNAS Lamongan Rumuskan Arah Baru Optimalisasi Pengelolaan ZIS
RAPAT KOORDINASI DAERAH BAZNAS LAMONGAN 2025: SINERGI KUAT UNTUK WUJUDKAN “ASTA CITA”

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
