LUNCURKAN BALAI TERNAK BAZNAS, UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT LAMONGAN
16/08/2024 | Penulis: WIDIATUL ILMIAH
BANTUAN
Balai ternak BAZNAS merupakan program pemberdayaan ekonomi Mustahik dalam sektor peternakan yang memadukan konsep perbibitan ternak dan penggemukan ternak, dengan Konsep pembiakan dan penggemukan ternak yang dijalankan dengan tujuan untuk peningkatan populasi dan peningkatan pendapatan peternak secara ekonomi dalam kemandirian penerima manfaat.
Pada hari Kamis, 15 Agustus 2024, BAZNAS RI luncurkan program tersebut yang tepatnya di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur, Kol (Purn) Drs. Nur Chamdani, Bupati Kabupaten Lamongan H. Yuhronur Efendi, MBA., dan Sekretaris MOH. Nalikan, Wakil Keta II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. K.H. Ahsanul Haq, MPd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan H. Bambang Eko Muljono, SH. SpN, MM., beserta jajaran.
Rentetan acara di mulai dengan pembukaan, laporan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan "Bambang Eko'', yang menjelaskan jumlah domba dengan rincian Induk betina garut dorper 20 ekor, indukan betina cross texcel 20 ekor, indukan betina lokal 40 ekor, bakalan penggemukan 62 ekor, indukan pejantan f2 dorper 3 ekor, indukan pejantan f1 dorper 3 ekor, di tambah 3 anak domba yang baru saja lahir pada malam sebelum peluncuran dan pagi di hari H peluncuran balai ternak, sehingga total keseluruhan 151 ekor domba yang ada di kandang saat ini. Pak Bupati, mungkin melalui Dinas Peternakan, ini lahan Desa masih sekian tempat, ini kira kira untuk lahan pakan, mudah mudahan nanti Pak Bupati dapat menambahkan sesuatu sehingga Balai Ternak ini berkembang dan kami berharap ini menjadi percontohan yang akan kami kembangkan bersama program BAZNAS Jatim untuk wilayah lain di Kabupaten Lamongan, mohon juga Pak Bupati bersama BAZNAS pusat secara resmi untuk meluncurkan Program Balai Ternak BAZNAS RI, juga kami mohon Pak Bupati untuk menyerahkan bantuan yang hari ini kita sampaikan disini yaitu 7 Mustahik bantuan bedah rumah, santunan musibah kebakaran, biaya hidup, kemudian beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bantuan alat musik banjari dan al Qur'an untuk TPQ, dan tentunya bantuan untuk 20 Mustahik program balai ternak. Itu yang bisa kami sampaikan.
Lanjut sambutan sambutan, Drs. K.H. Ahsanul Haq, MPd.I., menyampaikan BAZNAS Jawa Timur sendiri juga memiliki porgram yang sama, program balai ternak dan sudah kita gulirkan dari 3 Tahun yang lalu, dan hampir di setiap Kabupaten Kota sudah pernah mendapatkan bantuan program ternak kambing ini, hanya jumlah dan komposisinya berbeda dengan BAZNAS RI.
Bupati YES menyampaikan terimakasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan bantuan program balai ternak untuk masyarakat Lamongan, menurut Bupati yang akrab di sapa pak yes tersebut dengan hadirnya balai ternak domba yang di kelola oleh 20 Mustahik di Desa Girik menjadi pendukung kegiatan ekonomi para Mustahik, dan tentu mendukung potensi peternakan di Kabupaten Lamongan. Terlebih Produk Regional Domestik Bruto (PDRB) Kabupaten Lamongan sebanyak 32% di dominasi oleh sektor pertanian, yang mana di dalamnya terdapat sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan. Potensi pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan, terus kita seimbangkan. Semoga dari sektor peternakan balai ternak AR-ROHMAH bisa berkontribusi maksimal.
Bapak Nur Chamdani menjelaskan bahwa program balai ternak merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi Mustahik, sehingga yang awalnya menjadi Mustahik akan menjadi Muzaki. Dan beliau juga menyampaikan, supaya di bentuknya Unit Pengumpul Zakat UPZ tiap lembaga, karena akan lebih aman dan dana akan tersalurkan secara merata. Menurut UU No. 23 Tahun 2011, Pemerintah menunjuk BAZNAS adalah lembaga pengelola Zakat, Infaq, dan Sedekah, secara resmi tingkat nasional. Jadi tidak perlu khawatir.
Pada kesempatan yang sama juga di hadirkan penerima bantun dari beberapa program lain untuk serah terima bantuan, diantaranya bantuan alat musik banjari dan 50 pcs al Qur'an, santunan untuk korban kebakaran, beasiswa, bedah rumah, dan biaya hidup.
Konsep pemberdayaan meliputi pendampingan yang melibatkan peternak kecil sebagai subjek, model yang diterapkan adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat, dengan memberikan asset produktif berupa ternak domba. Selain asset dalam bentuk ternak, juga di berikan sarana produksi peternakan, pelatihan, dan pendampingan, intensif, dan kegiatan untuk pengolahan limbah ternak untuk pupuk organik.
Pelaksanaan program pemberdayaan yang dijalankan yaitu berbasis komunitas yang tergabung dalam suatu kelompok yang beranggotakan 20 orang. Kelompok yang di beri nama AR-ROHMAH, inilah yang akan menaungi para peternak yang menerima manfaat program.
Program Balai Ternak ini sudah mulai di rintis sejak Januari 2024 lalu, diawali dari penentuan lokasi untuk lahan kandang, pembuatan kandang, serta pengisian domba, hingga pada Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M kemarin, sudah terjual domba untuk Qurban dari hasil penggemukan yang telah memenuhi syarat seperti berat badan, yaitu 88 ekor dari 105 ekor.
Berita Lainnya
Menteri Kependudukan Kunjungi Kampung Keluarga Berkualitas Desa Mertani, BAZNAS Lamongan Perkuat Aksi Nyata untuk Warga
BAZNAS Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan di Ajang BAZNAS Awards 2025
BAZNAS PROV. JATIM LAKUKAN MONEV BANTUAN DI LAMONGAN: PASTIKAN BANTUAN TERSALUR TEPAT SASARAN
BAZNAS Luncurkan Program “Gaya Marinir”: Pedagang Berdaya Merdeka dari Rentenir
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 dan Resmikan Greenhouse Melon di Kecamatan Brondong
SINERGI TANGGUH UNTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
