KOMPOS ORGANIK AR-ROHMAH BAZNAS LAMONGAN SIAP JADI PENOPANG PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DI MASA DEPAN
28/10/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Kab Lamongan
BERITA
Inovasi pemberdayaan ekonomi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berkembang menuju arah yang lebih luas dan berkelanjutan. Setelah berhasil menguatkan sektor peternakan melalui Balai Ternak Ar-rohmah, kini manfaat program tersebut mulai merambah ke bidang pertanian modern.
Ke depan, kompos organik hasil olahan peternakan Ar-rohmah akan menjadi salah satu penopang utama pertanian ramah lingkungan di Lamongan. Kolaborasi dengan Green House Melon Widhe Farm di Kecamatan Brondong menjadi langkah awal yang menjanjikan.
Penggunaan kompos Ar-rohmah dalam budidaya melon terbukti mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperbaiki kualitas tanah. Dengan perbandingan 50:50 antara kompos organik dan pupuk kimia, rata-rata berat buah melon naik dari 1,5 kilogram menjadi 1,7 kilogram per buah. Daun tampak lebih hijau, akar tumbuh kuat, dan struktur tanah menjadi lebih gembur tanda keseimbangan ekosistem mulai pulih.
“Kompos dari peternakan Ar-rohmah sangat membantu kami sebagai pupuk dasar. Tanaman melon lebih sehat dan hasilnya pun meningkat,” ujar Mat Iskan, pengelola Green House Widhe Farm, penuh semangat.
Dalam satu unit green house berisi 2.000 pohon, dibutuhkan sekitar 3 ton kompos Ar-rohmah. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat seiring dengan rencana perluasan lahan dan peningkatan produksi pada tahun-tahun mendatang.
Meski di musim tanam ini masih ditemui kendala seperti serangan fusarium dan hama tikus, pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk sistem pengendalian yang lebih terpadu. Ke depan, BAZNAS Lamongan berencana mengembangkan model integrasi peternakan dan pertanian organik agar hasil kompos lebih efisien dan terdistribusi luas ke berbagai komoditas hortikultura.
Melalui langkah ini, BAZNAS Lamongan meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan program zakat produktif yang berdampak lintas sektor. Dari ternak yang menghasilkan kompos, hingga kompos yang menumbuhkan hasil bumi, seluruhnya menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan yang saling menguatkan.
BAZNAS Lamongan optimistis, praktik pertanian ramah lingkungan yang digerakkan bersama masyarakat akan menjadi model masa depan: pertanian yang tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga menumbuhkan kemandirian, keberlanjutan, dan keberkahan
Berita Lainnya
BAZNAS Lamongan Salurkan Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II 2025, Bupati Apresiasi Kinerja dan Transparansi
Sinergi Kuat Berbuah Prestasi, BAZNAS Lamongan Raih Dua Penghargaan di BAZNAS Jatim Awards 2025
BAZNAS Lamongan Perkuat Sosialisasi ZIS dan Pembentukan UPZ Desa Menjelang Akhir Program Pentasharufan Semester II Tahun 2025
BAZNAS Lamongan Berpartisipasi dalam Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah pada Agenda Kemenko RI (Bidang Pemberdayaan Masyarakat)
Menteri Kependudukan Kunjungi Kampung Keluarga Berkualitas Desa Mertani, BAZNAS Lamongan Perkuat Aksi Nyata untuk Warga
Sentuhan Kepedulian dari Tanah Suci: BAZNAS RI Salurkan Daging DAM Haji di SLBN Lamongan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
