Berita Terbaru
KOMPOS ORGANIK AR-ROHMAH BAZNAS LAMONGAN SIAP JADI PENOPANG PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DI MASA DEPAN
Inovasi pemberdayaan ekonomi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berkembang menuju arah yang lebih luas dan berkelanjutan. Setelah berhasil menguatkan sektor peternakan melalui Balai Ternak Ar-rohmah, kini manfaat program tersebut mulai merambah ke bidang pertanian modern.Ke depan, kompos organik hasil olahan peternakan Ar-rohmah akan menjadi salah satu penopang utama pertanian ramah lingkungan di Lamongan. Kolaborasi dengan Green House Melon Widhe Farm di Kecamatan Brondong menjadi langkah awal yang menjanjikan.Penggunaan kompos Ar-rohmah dalam budidaya melon terbukti mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperbaiki kualitas tanah. Dengan perbandingan 50:50 antara kompos organik dan pupuk kimia, rata-rata berat buah melon naik dari 1,5 kilogram menjadi 1,7 kilogram per buah. Daun tampak lebih hijau, akar tumbuh kuat, dan struktur tanah menjadi lebih gembur tanda keseimbangan ekosistem mulai pulih.“Kompos dari peternakan Ar-rohmah sangat membantu kami sebagai pupuk dasar. Tanaman melon lebih sehat dan hasilnya pun meningkat,” ujar Mat Iskan, pengelola Green House Widhe Farm, penuh semangat.Dalam satu unit green house berisi 2.000 pohon, dibutuhkan sekitar 3 ton kompos Ar-rohmah. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat seiring dengan rencana perluasan lahan dan peningkatan produksi pada tahun-tahun mendatang.Meski di musim tanam ini masih ditemui kendala seperti serangan fusarium dan hama tikus, pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk sistem pengendalian yang lebih terpadu. Ke depan, BAZNAS Lamongan berencana mengembangkan model integrasi peternakan dan pertanian organik agar hasil kompos lebih efisien dan terdistribusi luas ke berbagai komoditas hortikultura.Melalui langkah ini, BAZNAS Lamongan meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan program zakat produktif yang berdampak lintas sektor. Dari ternak yang menghasilkan kompos, hingga kompos yang menumbuhkan hasil bumi, seluruhnya menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan yang saling menguatkan.BAZNAS Lamongan optimistis, praktik pertanian ramah lingkungan yang digerakkan bersama masyarakat akan menjadi model masa depan: pertanian yang tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga menumbuhkan kemandirian, keberlanjutan, dan keberkahan
BERITA28/10/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Sinergi Kuat Berbuah Prestasi, BAZNAS Lamongan Raih Dua Penghargaan di BAZNAS Jatim Awards 2025
Surabaya– Komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai lembaga, instansi, dan masyarakat membuahkan hasil gemilang. Dalam ajang BAZNAS Jawa Timur Awards 2025 , BAZNAS Lamongan berhasil meraih dua penghargaan bergengsi , yakni Kategori UPZ Cabang Dinas dengan Perolehan Terbanyak dan Kategori Kementerian Agama dengan Perolehan Terbanyak . Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025 yang digelar pada 8–10 Oktober 2025 di Hotel Mercure Surabaya, dengan mengusung tema “Menguatkan BAZNAS dalam Mendukung Asta Cita.” Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., serta jajaran pimpinan BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Wagub Emil Dardak mengapresiasi langkah-langkah inovatif BAZNAS yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, kehadiran BAZNAS mampu mengisi ruang-ruang sosial yang belum sepenuhnya terjangkau oleh program pemerintah. “Pemerintah bisa menyediakan layanan gratis untuk pendidikan dan kesehatan, tetapi masih ada ruang-ruang sosial yang belum terisi—di situlah BAZNAS hadir. Ini bentuk sinergi konkret yang harus terus diperkuat,” ujar Emil. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. , menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan motivasi bagi seluruh penggerak zakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pelaku usaha, hingga BAZNAS kabupaten/kota yang telah berkontribusi besar dalam optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Jawa Timur. “BAZNAS Jatim Awards menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dan sinergi semua pihak dalam mengoptimalkan potensi zakat dan pentingnya inovasi dalam pendistribusian zakat di daerah,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme amil zakat dalam menjaga marwah lembaga. Ia juga menyampaikan arah kebijakan BAZNAS RI yang kini lebih menitikberatkan pada penguatan program zakat produktif untuk pemberdayaan ekonomi umat. Capaian dua penghargaan yang diraih BAZNAS Lamongan menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi dan kerja sama lintas sektor antara UPZ Cabang Dinas, Kementerian Agama Lamongan, serta masyarakat yang terus mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Ketua BAZNAS Lamongan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, dua penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Terima kasih kepada ASN, UPZ, dan para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Sinergi ini akan terus kami jaga agar manfaat zakat semakin luas dan berkelanjutan,” ujarnya. Melalui momentum Rakorda dan BAZNAS Jatim Awards 2025 ini, BAZNAS Lamongan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja penghimpunan dan pendistribusian zakat, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga mitra. Harapannya, zakat dapat menjadi instrumen nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lamongan yang berkeadilan dan berdaya saing.
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Dukung HUT Ke-80 TNI dengan 300 Paket Sembako untuk Masyarakat
Lamongan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan berlangsung khidmat sekaligus penuh makna. Sabtu pagi (4/10/2025), halaman Makodim 0812 Lamongan dipenuhi suasana kebersamaan ketika acara pemberangkatan pendistribusian sembako untuk masyarakat digelar.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa peringatan HUT TNI tidak hanya berhenti pada seremoni militer semata, tetapi juga dirangkai dengan aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Lamongan tampil memberikan dukungan penuh melalui 300 paket sembako yang disalurkan dalam kesempatan tersebut.
Partisipasi BAZNAS ini disambut positif oleh jajaran Kodim 0812 Lamongan. Komandan Kodim, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, sinergi antara TNI dan Baznas mencerminkan semangat gotong royong yang sejak lama menjadi karakter bangsa. “Kegiatan ini bukan hanya memperingati hari lahir TNI, tetapi juga momentum untuk berbagi kepada masyarakat. Dukungan Baznas sangat berarti bagi kami dan tentu bagi warga yang menerima manfaat,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama. “300 paket sembako ini kami siapkan sebagai bagian dari ikhtiar untuk membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus sebagai tanda kebersamaan dengan TNI yang senantiasa menjaga keamanan dan persatuan bangsa,” ungkapnya.
Dengan adanya dukungan tersebut, kegiatan HUT Ke-80 TNI di Lamongan terasa semakin bermakna. Tidak hanya sebagai ajang memperkuat soliditas antara TNI dan masyarakat, tetapi juga sebagai bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh lebih kuat melalui kolaborasi antar-lembaga.
Peringatan HUT TNI tahun ini pun menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada ketahanan militernya, melainkan juga pada kepedulian sosial yang senantiasa mengalir dari berbagai pihak untuk kesejahteraan rakyat.
BERITA06/10/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Baznas Lamongan Ikuti Bimtek Implementasi SOP untuk Perkuat Tata Kelola Zakat
Lamongan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan turut hadir dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Santika Gresik, Senin–Selasa (22–23/9/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola kelembagaan BAZNAS, khususnya dalam aspek pengadaan, keuangan, dan pelayanan. Melalui penerapan SOP yang baku, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) semakin transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain: Biro Kesra Provinsi Jawa Timur: Dra. Siti Munawaroh, M.A., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur: Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan: Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan: Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Bidang Perencanaan dan Keuangan: Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Umum: Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Direktur Perencanaan ZIS DSKL Nasional BAZNAS RI: Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., Kepala Divisi Sistem dan Prosedur BAZNAS RI: Resti Vurwarin, S.E., S.Ak., Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Provinsi Jawa Timur: Dr. Syamsul Arifin, S.Pd., M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik: H. Muhammad Mujib, M.Pd.I., beserta jajaran.
Selain itu, hadir pula peserta dari bidang dan bagian IV BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur, termasuk BAZNAS Kabupaten Lamongan.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., menegaskan pentingnya sinergi dalam pengelolaan zakat di seluruh tingkatan. “Melalui bimtek ini, kami berharap peserta membawa semangat baru bagi BAZNAS di daerah masing-masing, sehingga kinerja pengelolaan zakat semakin profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Materi yang disampaikan dalam bimtek menekankan pentingnya penerapan SOP di semua lini, baik pusat maupun daerah. Standar yang jelas menjadi pedoman dalam setiap proses, mulai dari pengadaan barang dan jasa, tata kelola keuangan, pendistribusian, hingga pelayanan kepada mustahik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M., menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis. “Implementasi SOP bukan sekadar aturan tertulis, melainkan komitmen bersama untuk menjaga amanah umat. Dengan standar yang seragam, BAZNAS Lamongan siap meningkatkan mutu layanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur yang selama ini konsisten membantu mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seluruh langkah yang dilakukan tetap berlandaskan pada ketentuan syariat Islam dengan memperhatikan delapan golongan penerima zakat (ashnaf), sehingga setiap program penyaluran dapat tepat sasaran, berkeadilan, dan memberi manfaat luas bagi umat.
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Persela Lamongan Serahkan Infak ke BAZNAS, Jadi Teladan Klub Sepak Bola Indonesia
Lamongan – Momen berbeda tersaji pada Jumat (12/9/2025) di Gedung KORPRI Kabupaten Lamongan Manajemen Persela Lamongan menggelar prosesi serah terima infak kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan. Momen penting bagi Laskar Joko Tingkir "launching tim PERSELA" untuk musim 2025–2026. Dalam kesempatan tersebut, manajemen memperkenalkan skuad baru sekaligus meluncurkan jersei kebanggaan yang akan dikenakan sepanjang kompetisi. Suasana kian meriah ketika para pemain satu per satu diperkenalkan kepada publik, menandai optimisme baru Persela dalam mengarungi musim mendatang.
Di sela momentum tersebut, Persela turut menyalurkan infak melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan senilai Rp25.000.000 yang infak tersebut insyaalloh akan bersifat rutin. Manajemen Persela, Fariz Julinar Maurisal, menyerahkan langsung infak tersebut kepada Ketua Baznas Lamongan, Bambang Eko Muljono, SH., Sp.N., M.M. Prosesi ini disaksikan Bupati Lamongan, Wakil Bupati, dan Sekda, yang turut hadir memberi dukungan.Ketua Baznas Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen Persela.“Alhamdulillah, mungkin ini satu-satunya klub sepak bola di Indonesia yang memulai kompetisi dengan menyalurkan infak melalui Baznas. Ini luar biasa, karena menambah kekuatan spiritual bagi tim,” ungkapnya.Ia menambahkan, langkah Persela diharapkan bisa menjadi teladan, tidak hanya bagi klub sepak bola, tetapi juga bagi perusahaan dan dunia usaha di Lamongan.“Semoga amal dari manajemen Persela diterima Allah SWT dan menjadi keberkahan bagi tim. Kami juga berharap para pemain nantinya, ketika membayar zakat, bisa menyalurkan melalui manajemen Persela ke BAZNAS,” imbuhnya.Sebagai tanda bukti kelengkapan secara administrasi serah terima infak, BAZNAS Lamongan menyerahkan bukti setor infak kepada manajemen Persela.Rangkaian acara semakin meriah dengan sambutan dari manajemen Persela, penyerahan infak kepada BAZNAS Lamongan, serta sambutan motivasi dari Bupati Lamongan periode 2000–2010, Masfuk, S.H. Puncaknya, Persela meluncurkan jersei terbaru untuk kompetisi musim 2025–2026.Dengan langkah ini, Persela Lamongan tak hanya hadir sebagai klub sepak bola kebanggaan masyarakat, tetapi juga sebagai pelopor kebaikan yang menginspirasi.
BERITA15/09/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan di Ajang BAZNAS Awards 2025
Lamongan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar BAZNAS Awards 2025 pada momentum Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS, 26–29 Agustus 2025, di Jakarta. Tahun ini, RAKORNAS BAZNAS mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung Astacita” sebagai komitmen memperkuat peran zakat dalam pembangunan bangsa.
Acara pembukaan RAKORNAS BAZNAS 2025 secara resmi dibuka oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, serta dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Suasana penuh khidmat ini menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat kiprah zakat di berbagai daerah.
Dalam ajang bergengsi tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan berhasil menorehkan prestasi melalui penghargaan kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia, sub-kategori Kepala Desa Pendukung Zakat Terbaik. Penghargaan itu dianugerahkan kepada Ibu Lilis Purwanti, Kepala Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
Selain Lamongan, beberapa kepala desa dari daerah lain juga memperoleh penghargaan serupa. Namun, capaian Ibu Lilis Purwanti menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lamongan, sekaligus bukti nyata dukungan pemerintah desa terhadap optimalisasi gerakan zakat.
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut hadir dalam rangkaian RAKORNAS BAZNAS 2025. Hadir langsung Ketua BAZNAS Lamongan Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M., bersama Wakil Ketua I Heru Mudianto, S.Ag., serta Wakil Ketua III Drs. Mat Iskan. Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan komitmen BAZNAS Lamongan untuk terus bersinergi dalam memperkuat gerakan zakat di tingkat daerah maupun nasional.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran BAZNAS di berbagai tingkatan.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang mengabdi di BAZNAS. Mudah-mudahan pengabdian semua amil BAZNAS dapat menjadi catatan sejarah atas prestasi-prestasi yang dicapai dan dianugerahkan pada momentum BAZNAS Awards ini,” ungkapnya.
Sementara itu atas penghargaan yang diraih, rasa syukur disampaikan oleh ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh amil serta dukungan masyarakat Lamongan. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan zakat, memperluas program pemberdayaan ekonomi umat, serta memastikan zakat benar-benar menjadi instrumen kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat BAZNAS Kabupaten Lamongan untuk terus menghadirkan program-program solutif dan inovatif, sehingga peran zakat semakin terasa manfaatnya bagi umat serta mendukung tercapainya Astacita sebagai arah pembangunan nasional.
BERITA29/08/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongann
BAZNAS Luncurkan Program “Gaya Marinir”: Pedagang Berdaya Merdeka dari Rentenir
Lamongan, 21 Agustus 2025 – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan Bank Daerah Lamongan (BDL) resmi meluncurkan program “Gaya Marinir” (Pedagang Berdaya Merdeka dari Rentenir). Kegiatan ini digelar di Pendopo Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kamis (21/8).
Sebanyak 80 mustahik pedagang pasar mendapat manfaat dari program ini, angka yang dipilih sebagai simbol kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Program Gaya Marinir dihadirkan sebagai ikhtiar untuk membebaskan pedagang kecil dari jeratan praktik rentenir sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Acara ini dihadiri Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., Asisten I Pemkab Lamongan H. Joko Nursiyanto,S.H., jajaran Forkopimda, pimpinan BDL, serta perangkat pemerintah kecamatan dan desa.
Rangkaian acara dimulai dengan penyaluran santunan berupa uang dan sembako kepada anak yatim dan dhuafa. Dilanjutkan dengan seremonial pembukaan, penandatanganan MoU antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Lamongan, dan BDL, sambutan dari para tokoh yang hadir, dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol atas diresmikannya program Gaya Marinir (Pedagang Berdaya Merdeka dari Rentenir).
Kepala Desa Sekaran dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS dan mitra program. “Kami sangat berterima kasih karena pedagang kecil di pasar desa kini punya ruang berkembang. Pinjaman ini sepenuhnya difasilitasi BDL, dan semua biaya administrasi ditanggung BAZNAS,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., SpN., M.M., juga menegaskan komitmen transparansi lembaga dalam laporan pendapatan dan penyaluran dana zakat. Sementara itu, perwakilan BAZNAS Provinsi berharap agar program ini menjadi model pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan.
Asisten I Pemkab Lamongan, H. Joko Nursiyanto, S.H., menekankan bahwa program ini sejalan dengan agenda nasional pengentasan kemiskinan. “Apa yang dilakukan BAZNAS bersama BDL ini sangat relevan dengan visi Presiden dalam menurunkan angka kemiskinan. Harapannya, pedagang kecil semakin mandiri tanpa harus terjerat pinjaman berbunga tinggi,” jelasnya.
Salah satu mustahik penerima bantuan turut berbagi kesan. Ia merasa terbantu dengan adanya program ini karena dapat menambah modal usaha tanpa terbebani bunga pinjaman.
Dengan diluncurkannya program Gaya Marinir, BAZNAS berharap pedagang kecil di Pasar Sekaran bisa lebih berdaya, mandiri, dan benar-benar merdeka secara ekonomi.
BERITA22/08/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS PROV. JATIM LAKUKAN MONEV BANTUAN DI LAMONGAN: PASTIKAN BANTUAN TERSALUR TEPAT SASARAN
Lamongan (2/8/2025) — BAZNAS Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap berbagai program bantuan yang telah digelontorkan melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan, pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi para mustahik.
Adapun program bantuan yang dimonev mencakup bantuan untuk lansia fakir, kaum dhuafa, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan program balai ternak domba. Seluruh bantuan ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian laporan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M., dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesinambungan program dan sinergi visi antara BAZNAS daerah dan provinsi. “Kami terus berupaya menghadirkan program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta berkomitmen memastikan setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah disalurkan dengan amanah,” ujarnya.
Setelah sesi pembukaan, tim dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Satuan Audit Internal (SAI), Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., langsung melakukan monitoring lapangan. Monev dilakukan di seluruh titik penerima manfaat dari program bantuan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Lamongan, mulai dari desa pelosok hingga kawasan padat penduduk. Pemantauan dilakukan secara menyeluruh kepada para mustahik penerima bantuan, termasuk kunjungan langsung ke rumah-rumah lansia fakir dan dhuafa, lokasi penerima bantuan RTLH, hingga lokasi program balai ternak domba yang menjadi sarana pemberdayaan ekonomi.
Sebagai bentuk perhatian tambahan, BAZNAS Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan paket sembako kepada para mustahik, khususnya yang tergolong fakir, sebagai bentuk kepedulian dan keberlanjutan manfaat dari program yang dijalankan.
Dalam sesi penutupan, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program di Lamongan. “Kami melihat komitmen yang luar biasa dari BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mengelola amanah umat. Kegiatan monitoring ini penting bukan hanya untuk transparansi, tetapi juga untuk memastikan bahwa dampak dari bantuan benar-benar dirasakan langsung oleh para mustahik. Ini bukan hanya soal distribusi, tapi juga soal keberdayaan,” tegas beliau.
Kegiatan monev ini menegaskan bahwa BAZNAS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, terus berupaya menjalankan tugasnya dengan profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata yang memberdayakan.
BERITA02/08/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
MELAMPAUI SEKAT, MENJEMPUT TAKDIR: BEASISWA SKSS UNTUK MEREKA YANG BERANI BERMIMPI
Kamis, 31 Juli 2025 menjadi langkah awal penuh harapan bagi para mahasiswa penerima beasiswa SKSS dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bertempat di kantor BAZNAS Kabupaten Lamongan, kegiatan penyerahan bantuan ini dibuka dengan hangat oleh jajaran pimpinan BAZNAS.
Dalam sesi seremonial, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, memberikan motivasi:
"Jangan biarkan keterbatasan finansial mengecilkan langkahmu. Sebab melalui ruang-ruang pemberdayaan BAZNAS, setiap potensi bisa bertumbuh—melampaui sekat-sekat jurusan (keilmuan) yang kau tempuh." (Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M.)
Disusul oleh pesan penuh makna dari Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan.
"Menjadi mahasiswa tak sekadar mengejar knowledge, tapi menanam dalam-dalam akar attitude dan integrity. Sebab kecerdasan tanpa etika adalah langkah tanpa arah. Maka rajutlah networking sedari awal, sebagai bekal menapaki dunia yang penuh kemungkinan." (Heru Mudianto, S.Ag.)
Tak kalah menguatkan, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menegaskan:
"Yakinlah, masa depanmu telah ditulis dengan cahaya harapan. Rezeki akan datang dari arah yang tak terduga—bukan selalu sejalan dengan jurusan (keilmuan pendidikan) yang kau tempuh, namun itulah jalan terbaik yang telah Allah pilih untukmu." (Drs. Ahmad Lazim, M.Pd.)
Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, menutup dengan pesan semangat:
"Jadilah generasi muda yang resilien—mampu berdiri kokoh, adaptif terhadap dinamika zaman, serta sigap menjawab tantangan dengan nalar yang jernih dan sikap yang visioner." (Drs. Mat Iskan)
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis beasiswa serta sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen membangun masa depan pendidikan putra-putri daerah.
BERITA31/07/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Lamongan Tutup Program “1 Desa 6 Mustahik Semester I: Salurkan Bantuan Rp 1,7 Miliar Lebih ke Ribuan Warga Lamongan
Lamongan – Rabu, 16 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan resmi menutup pelaksanaan program unggulan “1 Desa 6 Mustahik” semester I tahun 2025. Seremoni penutupan digelar di kecamatan Brondong kabupaten Lamongan, yang yang sebelumnya diawali dengan seremoni pembukaan pada Selasa, 17 Juni 2025 lalu di Kecamatan Tikung. Acara tersebut menjadi titik tolak distribusi bantuan zakat di seluruh desa dan kelurahan yang terlibat.Program yang telah menyentuh 27 kecamatan, 12 kelurahan, dan 462 desa ini berhasil menyalurkan dana zakat sebesar Rp 1.706.400.000 kepada 2.772 mustahik, dengan masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp 600.000. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di masing-masing kecamatan yang dihadiri oleh mustahik dari desa dan kelurahan, melibatkan jajaran pemerintah kecamatan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), hingga Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.Wakil Ketua III BAZNAS kabupaten Lamongan, Drs. Mat Iskan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pilar Lamongan Peduli — satu dari sekian banyak program yang dijalankan oleh BAZNAS, seperti bantuan bedah rumah, santunan biaya hidup, dan bantuan kemanusiaan lainnya."Program 1 Desa 6 Mustahik ini kami jalankan sebagai bentuk nyata keberpihakan terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan, dengan harapan zakat yang terkumpul bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh para mustahik di desa-desa," ujarnya.Sementara itu, Camat Brondong yang turut memberikan sambutan pada kegiatan penutupan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini di wilayahnya. Ia juga menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan bantuan zakat yang diterima masyarakat."Kami berharap bantuan ini tidak hanya selesai pada seremonial, tetapi benar-benar digunakan dengan bijak dan sesuai kebutuhan. Ini adalah amanah dari para muzaki yang harus kita jaga bersama," ungkapnya.Program “1 Desa 6 Mustahik” tidak hanya menjadi sarana distribusi zakat, namun juga wujud kolaborasi antara BAZNAS Lamongan dengan berbagai pemangku kepentingan wilayah. Seluruh rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan kolaboratif mampu menghadirkan manfaat nyata hingga ke pelosok desa.Melalui sinergi yang dibangun, BAZNAS Lamongan terus meneguhkan komitmennya untuk menjadikan zakat sebagai instrumen penguatan ekonomi umat, sekaligus menjangkau mereka yang selama ini berada di tepian arus pembangunan.
BERITA17/07/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Dorong Akses Pendidikan dan Kemandirian Mahasiswa, BAZNAS Lamongan Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa Asal Lamongan
Lamongan, 14 Juli 2025 — Sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung kemajuan pendidikan dan penguatan sumber daya manusia daerah, BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menyalurkan beasiswa rutin tiap semester bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga mustahik. Kegiatan serah terima beasiswa dilaksanakan pada Senin, 14 Juli 2025, bertempat di Gedung MUI Kabupaten Lamongan lantai 5, dengan menghadirkan 40 mahasiswa asal Lamongan yang saat ini tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Setiap mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp2.000.000, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap keberlanjutan pendidikan tinggi di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi sebagian besar keluarga.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Lamongan Bambang Eko Muljono, S.H. Sp.N., M.M. menyampaikan bahwa beasiswa ini tidak hanya berfungsi sebagai bantuan finansial semata, tetapi juga sebagai modal motivasi untuk terus maju. Ia menegaskan bahwa masalah ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk mengejar pendidikan dan kesuksesan. “Beasiswa ini harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab. Jadikan bantuan ini sebagai energi tambahan untuk terus belajar, berprestasi, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.”
Lebih dari itu, dalam arahannya, Ketua BAZNAS juga membuka peluang luas bagi mahasiswa penerima beasiswa untuk terlibat dalam dunia kewirausahaan. BAZNAS memberikan ruang bagi mahasiswa yang memiliki gagasan usaha untuk mendapatkan dukungan modal, sebagai bentuk dorongan menuju kemandirian ekonomi sejak usia muda. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya cakap secara akademik, tapi juga siap secara ekonomi. Jika kalian memiliki ide usaha, BAZNAS siap mendampingi dan membantu mewujudkannya.”
Program ini menjadi bagian dari strategi BAZNAS Lamongan untuk tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga membangun kemandirian dan daya saing jangka panjang bagi generasi muda Lamongan.
BERITA15/07/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Pemberdayaan Ekonomi Mustahik: BAZNAS Lamongan dan Dinas Koperasi UMKM Gelar Pelatihan dan Bantuan Alat Produksi Olahan Jagung di Sambeng
Sambeng, 30 Juni 2025 — BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan pelatihan sekaligus penyerahan bantuan alat produksi olahan jagung kepada 40 ibu rumah tangga di Kecamatan Sambeng, Senin (30/6).
Program ini ditujukan kepada para mustahik yang merupakan warga prasejahtera dan menjadi tulang punggung keluarga. Mereka dipilih berdasarkan kriteria sebagai ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan tetap, dan berkomitmen untuk mengembangkan keterampilan ekonomi produktif.
Sebanyak 40 penerima manfaat mendapatkan pelatihan pengolahan jagung menjadi produk yang lebih berkualitas serta memiliki nilai tambah secara ekonomi. Selain itu, masing-masing peserta juga menerima bantuan alat produksi. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp5.000.000, bersumber dari dana zakat yang dikelola oleh BAZNAS Lamongan. Program ini direalisasikan melalui sinergi strategis dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lamongan.
Wakil Ketua II BAZNAS Lamongan selaku penanggung jawab bidang pendistribusian dan pendayagunaan menyampaikan harapannya agar program ini dapat mendorong para mustahik untuk berdaya secara ekonomi. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya menjadi alat bantu sementara, tetapi bisa menjadi jalan kemandirian dan peningkatan kesejahteraan keluarga para penerima,” ungkapnya.
Dinas Koperasi dan UMKM Lamongan turut menyatakan komitmennya untuk terus mengawal program ini melalui pendampingan usaha dan pelatihan lanjutan. “Kami siap mendukung dari sisi pengembangan usaha, termasuk dalam hal pengemasan, pemasaran, dan akses pasar agar produk olahan jagung ini bisa bersaing dan berkelanjutan,” ujar perwakilan Dinas.
Tujuan utama dari program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat prasejahtera agar mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal, khususnya melalui pengolahan jagung, yang merupakan komoditas unggulan di wilayah Sambeng. Melalui pelatihan dan bantuan yang diberikan, diharapkan peserta dapat memulai usaha mandiri dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka secara bertahap.
BERITA07/07/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Program 1 Desa 6 Mustahik Resmi Dimulai
Lamongan, 17 Juni 2025 — Program unggulan BAZNAS Kabupaten Lamongan bertajuk "1 Desa 6 Mustahik" resmi dimulai pada hari Selasa, 17 Juni 2025, sebagai pembuka pelaksanaan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Tikung dan Kecamatan Sarirejo. Kegiatan ini menandai langkah awal dari rangkaian penyaluran bantuan yang akan dilakukan secara bertahap kepada enam mustahik di setiap desa yang ada di wilayah Kabupaten Lamongan.
Program 1 Desa 6 Mustahik yang dilaksanakan setiap tahun dua kali dan didistribusikan setiap semester (6 bulan) sekali merupakan kelanjutan dari upaya BAZNAS Lamongan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan distribusi zakat, infak, dan sedekah. Sebelumnya, BAZNAS telah mengimplementasikan program 1 Desa 3 Mustahik, kemudian berkembang menjadi 1 Desa 5 Mustahik, dan kini ditingkatkan lagi menjadi 1 Desa 6 Mustahik sebagai bentuk komitmen yang berkelanjutan. Pada tahun ini, setiap mustahik menerima bantuan senilai Rp600.000 per semester. Nominal ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus meringankan beban ekonomi para penerima.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian ini tidak terlepas dari partisipasi aktif para muzaki, munfiq, dan mutashadiq yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “Ini semua berkat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. Tanpa dukungan mereka, program ini tidak mungkin berjalan dan berkembang sejauh ini,” ungkapnya.
Camat Tikung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pemerintah, tokoh masyarakat, dan BAZNAS. “Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi langkah konkret menuju kemandirian mustahik,” ujarnya.
Sementara itu, sambutan atas nama Camat Sarirejo yang diwakilkan oleh Sekretaris Camat menyampaikan harapan agar program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak muzaki, sehingga jumlah penerima manfaat juga dapat meningkat. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif mendukung program-program sosial yang digagas oleh BAZNAS.
Pelaksanaan hari kedua program ini akan dilanjutkan pada Rabu, 18 Juni 2025, di Kecamatan Kembangbahu dan Kecamatan Mantup, yang juga akan menyasar mustahik di desa-desa pada wilayah tersebut.
Melalui program ini, BAZNAS Lamongan tidak hanya bertujuan memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki di masa mendatang. Kegiatan hari pertama ini menjadi simbol semangat berbagi dan kepedulian sosial yang terus digelorakan di Kabupaten Lamongan.
BERITA18/06/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Kurban Berkah BAZNAS Hadirkan Cahaya Kebahagiaan bagi Mustahik di Lamongan
Lamongan — Semangat berbagi dan menebar keberkahan kembali diwujudkan melalui program Kurban Berkah BAZNAS yang mengusung tema "Cahaya bagi Mudhohi dan Mustahik". Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, pada Minggu, 8 Juni 2025.Sebagai bagian dari upaya mendorong solidaritas sosial dan memperluas manfaat ibadah kurban, BAZNAS Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Lamongan melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang disalurkan langsung kepada masyarakat yang berhak.Dalam kegiatan ini, sebanyak 55 ekor domba berhasil disembelih dan didistribusikan. Rinciannya, 40 ekor domba berasal dari BAZNAS RI, sementara 15 ekor domba berasal dari program BAZNAS Lamongan Peduli. Hewan kurban tersebut kemudian dibagikan kepada para mustahik, yakni masyarakat kurang mampu yang tersebar di wilayah Lamongan.Acara ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M., dan Wakil Ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Drs. Ahmad Lazim, serta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran masyarakat setempat juga sangat antusias, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menyambut hari raya Iduladha.Dalam sambutan Ketua BAZNAS Lamongan, menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk mempererat hubungan antara para mudhohi (pekurban) dan mustahik (penerima manfaat). “Melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkap beliau.Kegiatan penyembelihan dan distribusi daging kurban berjalan dengan lancar dan tertib, dibantu oleh para relawan serta panitia pelaksana. Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur tampak di wajah para penerima manfaat yang menyambut daging kurban dengan sukacita.Di penghujung acara, seluruh peserta diingatkan kembali tentang makna mendalam dari berkurban. Ibadah kurban bukan sekadar pengorbanan harta, tetapi wujud keikhlasan, rasa syukur, serta kepedulian terhadap sesama. Di tengah dinamika kehidupan modern, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kekuatan umat terletak pada rasa empati dan gotong royong.Dengan pelaksanaan Kurban Berkah BAZNAS ini, diharapkan semakin banyak cahaya kebaikan yang tersebar, membawa harapan dan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA10/06/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Sinergi TNI, Pemkab, dan BAZNAS Warnai Penutupan TMMD ke-124 di Lamongan
Lamongan – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang telah berlangsung selama satu bulan di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, resmi ditutup pada Rabu, 04 Juni 2025. Penutupan tersebut dilakukan oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Ramli, yang didampingi langsung oleh Bupati Lamongan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ramli mengapresiasi seluruh elemen yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan TMMD kali ini.
“TMMD bukan hanya sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dengan rakyat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung,” ujar Brigjen TNI Ramli.
Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan, antara lain Ketua BAZNAS Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M. dan Wakil Ketua II Drs. K.H. Ahmad Lazim, M.Pd. Kehadiran BAZNAS bukan sekadar sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam kegiatan sosial yang menyertai program TMMD.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan TMMD, BAZNAS Lamongan memberikan bantuan berupa program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), santunan untuk anak yatim dan dhuafa, serta paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Kebalankulon.
“Ini adalah bentuk kontribusi kami dalam mendukung upaya bersama membangun desa dan memberdayakan masyarakat. Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban dan bermanfaat bagi penerima,” ungkap Bupati Lamongan.
Selama satu bulan pelaksanaan TMMD, berbagai kegiatan fisik dan nonfisik telah dilakukan. Kegiatan fisik meliputi pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan desa, pembangunan saluran irigasi, renovasi rumah warga, dan pembangunan terasering penyanggah tanah. Sementara kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan kesehatan, pendidikan wawasan kebangsaan, pembinaan keagamaan, serta pelatihan keterampilan masyarakat.
Dampak nyata dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam kemudahan akses transportasi, meningkatnya kualitas tempat tinggal, serta bertambahnya wawasan dan pemahaman masyarakat terhadap isu-isu strategis di bidang sosial dan kesehatan. Kehadiran BAZNAS turut memperkuat aspek kemanusiaan dari TMMD dengan membantu masyarakat rentan di wilayah tersebut.
Dengan berakhirnya TMMD ke-124, diharapkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kolaborasi lintas sektor dapat terus terjaga untuk membangun desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
BERITA05/06/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Bedah Rumah, Beasiswa, dan Biaya Hidup Senilai Rp125 Juta Lebih
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri",sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam menyejahterakan masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial kepada 51 penerima manfaat. Kegiatan pendistribusian bantuan dilaksanakan pada Kamis, 15 Mei 2025, bertempat di Pendopo Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp125.400.000, yang terbagi dalam dua program utama BAZNAS, yakni Program Lamongan Cerdas dan Program Lamongan Peduli. Bantuan yang diberikan meliputi beasiswa pendidikan, bantuan biaya hidup, hingga program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dipilihnya Pendopo Kecamatan Sekaran sebagai lokasi pendistribusian bukan tanpa alasan. Lokasi tersebut dipandang strategis sebagai titik kumpul yang mudah dijangkau oleh para penerima manfaat dari berbagai desa sekitar, sehingga mempermudah proses penyaluran bantuan secara langsung, cepat, dan merata.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Lamongan, Drs. Mat Iskan, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari penyaluran zakat sesuai dengan delapan asnaf yang berhak menerima, khususnya asnaf fakir, miskin, dan fisabilillah. Ia juga memberikan tiga pesan penting kepada para penerima beasiswa.
"Fokuslah dalam belajar dan menjalani hidup, jaga kedisiplinan, serta serius dalam menuntut ilmu. Karena keberhasilan bukan hanya milik orang yang pintar, tapi milik mereka yang tekun dan bersungguh-sungguh," ujarnya.
Selain dari pihak BAZNAS, sambutan hangat juga datang dari Camat Kecamatan Sekaran Ahmad Kurniawan S.STP., M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah kecamatan dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa, laporan pelaksanaan oleh panitia, sambutan-sambutan dari pihak Kecamatan dan BAZNAS, penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima, hingga sesi dokumentasi bersama. Acara ditutup dengan penuh haru dan syukur oleh seluruh peserta kegiatan.
BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap, bantuan ini tidak hanya menjadi solusi sesaat, tetapi juga mampu mendorong perubahan jangka panjang bagi kehidupan para penerima. Komitmen ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk menjadi lembaga utama menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.
BERITA15/05/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Dukung TMMD ke-124, BAZNAS Lamongan Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk RTLH
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri",sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}
Lamongan – Dalam mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, BAZNAS Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan tepat pada Selasa, 06 Mei 2025.
Bantuan disalurkan kepada 10 warga penerima manfaat, dan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Lamongan Bidang Pendistribusian, Drs. K.H. Ahmad Lazim, M.Pd. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A. dan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc. sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap kolaborasi lintas sektor ini.
Kolaborasi antara BAZNAS, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Lamongan ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di wilayah Lamongan.
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Tuntas di 5 Kecamatan, BAZNAS Lamongan Turut Andil Sukseskan Safari Ramadan Pemkab Lamongan
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
Lamongan – Rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan resmi ditutup di Masjid Al Muttaqin, Desa Pajangan, Kecamatan Sukodadi. Acara ini menjadi puncak dari perjalanan Safari Ramadan yang telah berlangsung di lima lokasi berbeda di wilayah Lamongan.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa Pajangan, yang menyampaikan ucapan selamat datang serta rasa terima kasih kepada Pemkab Lamongan atas kepedulian yang diberikan kepada desa mereka. “Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Desa Pajangan dapat terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Safari Ramadan yang berlangsung telah mengunjungi:
1. Masjid Darussalam, Dusun Sambijajar, Desa Mangkujajar, Kecamatan Kembangbahu (05 Maret 2025).
2. Masjid Al Mubarok, Desa Drajat, Kecamatan Paciran (11 Maret 2025).
3. Masjid Al Ikhlas, Dusun Ganggang, Desa Medalem, Kecamatan Modo (17 Maret 2025).
4. Masjid Al Amin, Desa German, Kecamatan Sugio (21 Maret 2025).
5. Masjid Al Muttaqin, Desa Pajangan, Kecamatan Sukodadi (25 Maret 2025).
Dalam setiap kunjungan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lamongan turut memberikan santunan kepada 25 anak yatim dan dhuafa di masing-masing lokasi, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Desa Pajangan atas sambutan yang hangat serta partisipasi aktif dalam kegiatan Safari Ramadan. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun Kabupaten Lamongan melalui program-program strategis, termasuk program JAMULA (Jalan Mulus Lamongan) yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Lamongan.Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap program-program pemerintah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat secara umum. “Kami akan terus berupaya membenahi apa yang masih kurang, serta memastikan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Dukungan dari seluruh warga sangat kami harapkan demi kemajuan bersama,” ungkapnya.
Setelah sambutan Bupati, acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH. Ma’sum. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. “Kita harus hidup rukun, saling mendukung, dan menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat serta mendukung setiap upaya pembangunan dari pemerintah,” pesannya.
Sebagai penutup, seluruh peserta Safari Ramadan melaksanakan Salat Maghrib berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, menegaskan semangat gotong royong dalam membangun Lamongan yang lebih baik.
Dengan berakhirnya Safari Ramadan tahun ini, diharapkan kebersamaan dan semangat kepedulian sosial terus terjaga, serta program-program pembangunan yang telah dirancang dapat berjalan dengan lancar demi kemajuan seluruh masyarakat Lamongan.
BERITA27/03/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Pererat Ukhuwah: Buka Puasa Bersama Ulama dan Umara Kabupaten Lamongan. BAZNAS Lamongan Turut Sukseskan
Lamongan, 26 Maret 2025 – Di penghujung bulan suci Ramadan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan menggelar acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Ulama dan Umara se- Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Lamongan ini menjadi momen kebersamaan yang penuh makna, mempererat sinergi antara pemerintah, ulama, serta masyarakat.
Acara diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa dari berbagai yayasan panti asuhan. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Lamongan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada mereka yang membutuhkan. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Lamongan turut berkontribusi dengan memberikan santunan kepada 30 anak yatim, masing-masing sebesar Rp200.000.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan yang diwakili dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati yang senantiasa menggandeng ulama dalam berbagai aspek pembangunan. Ia menegaskan pentingnya ilmu dari para ulama sebagai cahaya yang menerangi kehidupan, serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan mendoakan kepemimpinan daerah agar Lamongan semakin maju dan ‘Megilan’.
Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini secara istiqomah setiap tahunnya. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, ulama, serta seluruh elemen masyarakat merupakan kunci dalam membangun Lamongan yang lebih baik. Dengan kolaborasi yang kuat, program-program pemerintah diharapkan dapat terimplementasi secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
Untuk menambah wawasan keislaman dan meningkatkan keimanan, acara ini juga menghadirkan tausiah dari KH. Abdul Faqih Langitan. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan tiga hal penting sebagai bekal dalam kehidupan: Melakukan amal kebaikan yang diniatkan untuk tujuan akhirat. Memperbaiki dan membersihkan hati, karena dengan hati yang bersih, Allah akan memperbaiki kehidupan seseorang, baik lahir maupun batin. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbanyak amal ibadah. Tidak mengecewakan Allah, karena barang siapa yang menjaga hubungan baik dengan Allah, maka ia akan dikumpulkan dengan orang-orang baik yang juga tidak mengecewakan-nya.
Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan sholat berjamaah dan buka puasa bersama, menciptakan suasana kebersamaan yang penuh kehangatan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat terus terjalin untuk membawa keberkahan dan kemajuan bagi Kabupaten Lamongan.
BERITA27/03/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongann
BAZNAS Lamongan Distribusikan 7.000 Paket Sembako Ramadan kepada Masyarakat yang Membutuhkan
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri",sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dengan mendistribusikan 7.000 paket sembako selama bulan Ramadan 1445 H/2025 M. Paket sembako ini berisi bahan kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, dan mi instan, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok serta menambah semangat dalam menjalankan ibadah puasa.
Pendistribusian paket sembako ini dilaksanakan secara bertahap, mulai dari awal hingga menjelang akhir Ramadan, guna memastikan bantuan tersalurkan secara merata dan tepat sasaran. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Lamongan tidak hanya menyerahkan paket sembako secara langsung melalui para amil, tetapi juga bersinergi dengan 27 kantor kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga keagamaan, serta masjid-masjid di berbagai wilayah Lamongan.
Ketua BAZNAS Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.M., dalam keterangannya, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menebarkan keberkahan di bulan suci Ramadan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan kebahagiaan dan keringanan dalam menyambut Idul fitri. Dengan sinergi berbagai pihak, kami berharap bantuan ini bisa lebih termanage dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, pendistribusian sembako ini juga bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menggerakkan semangat berbagi di kalangan umat Muslim. Program ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat, yang merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut.
Salah seorang warga penerima bantuan di Kecamatan Babat mengungkapkan rasa syukurnya, “Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama di bulan Ramadan ini. Terima kasih kepada BAZNAS Lamongan dan semua pihak yang telah berkontribusi.”
Ke depan, BAZNAS Lamongan akan terus berupaya menghadirkan program-program yang berdampak untuk masyarakat, mulai dari program sosial hingga pemberdayaan.
BERITA25/03/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
