Berita Terbaru
BAZNAS Kab. Lamongan Perkuat Sinergitas Pengelolaan ZIS untuk Kesejahteraan Umat
Lamongan, 24 September 2026 — BAZNAS Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Sinergitas Pengelolaan ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) dengan tema “Memperkuat Zakat untuk Kesejahteraan Umat”, Kamis (24/9), bertempat di Aula Gedung MUI Kabupaten Lamongan Lantai 5.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamongan, Kasi Bimas Kemenag Kabupaten Lamongan, Ketua DMI Kabupaten Lamongan, Ketua MUI Kabupaten Lamongan, MUI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan, serta Pengurus Masjid Besar di Kabupaten Lamongan.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan Dr. H. Bambang Eko Muljono, menyampaikan tentang tugas, fungsi, kedudukan BAZNAS, serta peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam pengelolaan zakat. Ia mengajak seluruh masjid besar yang hadir untuk membentuk dan memiliki SK UPZ agar pengelolaan zakat di masjid berjalan secara resmi dan terkoordinasi.
“Kalau UPZ berjalan dengan baik, insyaallah bantuan dan program BAZNAS dapat disinergikan melalui UPZ masjid,” ungkapnya.
Sinergitas tersebut mendapat sambutan positif dari KH. Abdul Rouf Ketua DMI, KH. Sa'id Humaidy Ketua MUI, dan Imam Hambali Kasi Bimas Kemenag Kabupaten Lamongan.
Mereka berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan berbagai program bersama sehingga pengelolaan ZIS semakin optimal dan manfaatnya semakin luas bagi masyarakat.
Melalui sinergi BAZNAS, Kemenag, MUI, DMI, dan masjid, pengelolaan ZIS di Kabupaten Lamongan diharapkan semakin kuat dan mampu berkontribusi dalam mensejahterakan umat.
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Jatim dan Kemendes PDT Perkuat Sinergi Optimalisasi ZIS
SURABAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Tim Pendamping Profesional (TPP) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia menggelar pertemuan sinergitas kelembagaan dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Dr. H. M. Afif Zamroni, Lc., M.E.I. atau Gus Afif, sejumlah pimpinan BAZNAS kabupaten/kota yang diundang, termasuk BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta Tim Pendamping Profesional (TPP) dari beberapa daerah.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai peluang kolaborasi kelembagaan agar pengelolaan ZIS tidak hanya berorientasi pada program jangka pendek, tetapi dapat diarahkan menjadi program pemberdayaan yang memiliki dampak dan keberlanjutan bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Dr. H. Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., turut menyampaikan laporan mengenai perkembangan pengelolaan ZIS di Kabupaten Lamongan, termasuk capaian serta target penghimpunan dana yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan sejumlah masukan terkait pentingnya membangun sinergi lintas kementerian dan lembaga. Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS dengan Kementerian Desa dan PDT serta Kementerian Sosial dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat program pemberdayaan dan memastikan bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Sementara itu, dalam diskusi yang berlangsung, para ketua BAZNAS daerah dan TPP dari sejumlah wilayah turut menyampaikan berbagai saran, gagasan, dan masukan terkait pola sinergitas kelembagaan. Beragam pandangan tersebut menjadi bahan pembahasan untuk merumuskan bentuk kolaborasi yang dapat diterapkan secara efektif di daerah.
Sinergitas antara BAZNAS dan Kemendes PDT diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program nyata yang melibatkan berbagai pihak. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat peran ZIS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui penguatan sinergi kelembagaan, BAZNAS Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus mendorong pengelolaan ZIS yang profesional, transparan, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA10/09/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Jalin Sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan
LAMONGAN — Dalam upaya memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergitas antar instansi, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamongan melaksanakan silaturahmi ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan, Jumat (14/8/2026).
Kedatangan rombongan BAZNAS Kabupaten Lamongan tersebut disambut dengan baik oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan, H. Abd. Ghofur, M.Ag., beserta jajaran.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai langkah awal untuk membangun komunikasi serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak saling memperkenalkan personel sekaligus menyampaikan gambaran mengenai tugas, pokok dan fungsi (tupoksi), serta program yang dijalankan masing-masing lembaga.
BAZNAS Kabupaten Lamongan turut memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dilaksanakan, di antaranya Program 1 Desa 8 Mustahik, bantuan pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Pertemuan tersebut juga membahas potensi besar pengumpulan ZIS di Kabupaten Lamongan, termasuk peluang sinergi dan potensi dalam pengelolaan ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya di lingkungan Kemenhaj.
Hal ini menjadi salah satu potensi yang dapat dikaji dan dikembangkan bersama sesuai dengan regulasi serta mekanisme yang berlaku.
Selain membahas potensi penghimpunan ZIS, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya pengelolaan ZIS yang lebih baik. Pengelolaan yang profesional, terarah, dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan diharapkan dapat semakin mengoptimalkan manfaat dana yang dikelola bagi masyarakat.
Kedua pihak juga menekankan pentingnya on the track dan kepercayaan atau trust masyarakat dalam pengelolaan dana ZIS. Transparansi, akuntabilitas, profesionalitas, serta pelaporan yang baik menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat agar semakin yakin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Dalam hal ini, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan, juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem pengelolaan zakat yang profesional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Silaturahmi tersebut menjadi langkah awal dalam membuka ruang komunikasi dan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Lamongan dan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan, khususnya dalam menggali potensi ZIS serta memperkuat program-program kemaslahatan umat di Kabupaten Lamongan.
BERITA14/08/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Resmi Dilantik, BAZNAS Kabupaten Lamongan Ucapkan Selamat atas Kepemimpinan Baru BAZNAS Provinsi Jawa Timur
Surabaya – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (9/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi mengukuhkan Mohammad Ghofirin sebagai Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur periode 2026–2031 bersama jajaran pimpinan lainnya.
"Pada hari ini, Minggu tanggal 9 Agustus 2026, saya Gubernur Jawa Timur dengan ini secara resmi melantik saudara sebagai ketua dan wakil ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur periode tahun 2026-2031," ujar beliau dalam prosesi pelantikan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin menegaskan bahwa pengelolaan dana umat membutuhkan integritas, profesionalitas, serta tata kelola yang akuntabel. Kepemimpinan BAZNAS Jatim periode 2026–2031 berkomitmen membawa lembaga tersebut memasuki fase transformasi yang lebih inklusif, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam menjalankan komitmen tersebut, BAZNAS Jawa Timur mengusung Nawa Pradana, yakni sembilan program prioritas strategis yang menjadi kerangka transformasi BAZNAS Jawa Timur selama periode 2026–2031.
Pelantikan pimpinan BAZNAS Jawa Timur ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dengan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, termasuk BAZNAS Kabupaten Lamongan, dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin profesional dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Lamongan menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur periode 2026–2031, khususnya kepada H. Mohammad Ghofirin, M.Pd. sebagai Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap kepemimpinan baru BAZNAS Jawa Timur dapat senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan keberkahan dalam mengemban amanah serta membawa kemajuan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Jawa Timur.
Bagi BAZNAS Kabupaten Lamongan, kepemimpinan baru tersebut diharapkan semakin membuka ruang penguatan koordinasi, kolaborasi, inovasi, dan sinergi dalam pengelolaan ZIS, sehingga potensi zakat di Provinsi Jawa Timur dapat dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan umat dan pembangunan daerah.
BERITA09/08/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Himpun ZIS Rp. 5,2 Miliar dan Salurkan Manfaat kepada 15.416 Penerima pada Semester I Tahun 2026
BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang amanah, transparan, dan tepat sasaran. Sepanjang Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni), BAZNAS Kabupaten Lamongan berhasil menghimpun dana zakat dan infak sebesar Rp. 5.219.607.392,-. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp. 5.087.636.527,- telah ditasharufkan kepada 15.416 penerima manfaat melalui berbagai program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Penyaluran dana ZIS tersebut diwujudkan melalui program utama BAZNAS Kabupaten Lamongan, yakni Lamongan Cerdas sebesar Rp. 412.100.000,- Lamongan Sehat sebesar Rp. 21.000.000,- Lamongan Takwa sebesar Rp. 318.464.027,- dan Lamongan Peduli yang menjadi program dengan alokasi terbesar sebesar Rp. 4.336.072.500,-.
Berbagai program kemaslahatan telah direalisasikan selama periode tersebut, di antaranya
1. Bantuan Bedah Rumah (RTLH),
2. Bantuan biaya hidup,
3. Khitanan massal,
4. Gerakan Masjid Bersih bersama UPZ Masjid dan Musholla se-Kabupaten Lamongan,
5. Bantuan peralatan shalat,
6. Bantuan sembako,
7. Program Balik Mudik Gratis,
8. Beasiswa pendidikan mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga mahasiswa,
9. Program 1 Desa 8 Mustahik di seluruh kecamatan se-Kabupaten Lamongan,
10. Santunan anak yatim, serta
11. Santunan bagi keluarga korban hilangnya nelayan di Brondong.
Realisasi berbagai program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki dan munfiq terus dihadirkan untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Lamongan.
Tidak hanya berfokus pada program bantuan konsumtif, BAZNAS Kabupaten Lamongan juga terus mengembangkan program pemberdayaan ekonomi produktif sebagai upaya menciptakan mustahik yang mandiri dan berdaya. Program tersebut meliputi Balai Ternak Ar-Rohmah di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Balai Ternak Domba Rojokoyo di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, serta Greenhouse Melon di Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong sebagai bentuk pemberdayaan di sektor pertanian.
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Lamongan juga berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan melalui program "@Klunting"?Ayam Komersial Lamongan untuk Stunting). Program ini dikembangkan di berbagai wilayah Kabupaten Lamongan sebagai upaya mendukung pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat sekaligus pemenuhan kebutuhan gizi keluarga secara berkelanjutan. Disamping itu juga ada program "Gaya Marinir" (Pedagang Berdaya Merdeka dari Rentenir) untuk membebaskan pedagang kecil dari jeratan praktik rentenir sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui berbagai program pendistribusian dan pemberdayaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat, sehingga manfaat yang dihadirkan dapat menjangkau lebih banyak mustahik serta berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Lamongan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan.
BERITA07/08/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Kolaborasi BAZNAS Kabupeten Lamongan dan Pemkab Lamongan Berbagi Santunan pada Peringatan HARGANAS dan HAN 2026
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui partisipasi aktif pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diselenggarakan di Pendopo Lokatantra, Kamis (6/8/2026).
Mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga berawal dari lingkungan keluarga. Menurutnya, kehadiran seorang ayah bukan sekadar sebagai pencari nafkah, melainkan juga sebagai sosok yang memberikan kasih sayang, perhatian, perlindungan, serta menjadi tempat anak bertumbuh dan menyampaikan berbagai aspirasi maupun keluh kesah.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama BAZNAS Kabupaten Lamongan turut menyalurkan santunan dan paket sembako kepada anak yatim dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita.
Keterlibatan BAZNAS Kabupeten Lamongan dalam peringatan HARGANAS dan HAN merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung perlindungan dan kesejahteraan anak.
Selain penyaluran santunan, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah sekolah yang dinilai berhasil menerapkan konsep Sekolah Ramah Anak. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta menghormati hak-hak peserta didik sehingga anak-anak dapat berkembang secara optimal.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan, BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta berbagai pihak lainnya, diharapkan semangat "Ayah Wajib Hadir" tidak hanya menjadi tema peringatan, tetapi juga menjadi gerakan bersama dalam membangun keluarga yang kuat dan melahirkan generasi Lamongan yang sehat, cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
BERITA06/08/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan dan Pemkab Lamongan Hadir Menguatkan Keluarga Korban Hilangnya KMN Enthog
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga korban hilangnya Kapal Motor Nelayan (KMN) Enthog dengan menyalurkan santunan belasungkawa kepada keluarga para anak buah kapal (ABK) yang hingga kini masih dinyatakan hilang kontak. Rabu (22/7/2026)
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Kabupaten Lamongan menyerahkan bantuan kepada 18 keluarga korban. Bantuan merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BAZNAS Kabupaten Lamongan, dan Korpri Kabupaten Lamongan. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga korban.
Dalam sambutannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para nelayan asal Kecamatan Brondong dan Paciran tersebut. Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjutnya, akan terus memberikan perhatian kepada keluarga korban serta mendukung upaya pencarian yang masih berlangsung.
“Pemerintah Kabupaten Lamongan turut prihatin atas kejadian hilang kontak ABK KMN Enthog. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upaya pencarian terus dilakukan. Kita semua berharap para korban dapat segera ditemukan,” tutur beliau.
Pemerintah bersama tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir sejumlah wilayah perairan, mulai dari perairan Sulawesi, Madura, hingga Kepulauan Kangean.
Kegiatan audiensi dan penyerahan santunan turut dihadiri oleh unsur Basarnas Lamongan, KSOP Tanjung Pakis, PSDKP Brondong, Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Syahbandar Perikanan Brondong, Kamladu Lamongan, Forkopimcam Paciran dan Brondong, Ketua Rukun Nelayan Blimbing, HNSI Cabang Lamongan, BPBD Kabupaten Lamongan, serta keluarga para ABK KMN Enthog.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi dukungan secara materi, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian kepada keluarga korban yang tengah menghadapi masa-masa penuh ujian. Semoga ikhtiar pencarian membuahkan hasil terbaik dan seluruh keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
BERITA22/07/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Dukung TMMD ke-129 Tahun 2026, Salurkan Bantuan 10 Unit Rumah Tidak Layak Huni
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Lamongan Peduli dengan memberikan bantuan rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Rabu (15/7/2026).
Program TMMD ke-129 mengusung tema "Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan melalui peningkatan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan. Pada tahun ini, pelaksanaan TMMD dipusatkan di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, sebagai lokasi strategis untuk penguatan pembangunan infrastruktur desa, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta optimalisasi potensi unggulan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut mengambil bagian melalui Program Lamongan Peduli, dengan menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan RTLH ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan sehat.
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Lamongan menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta berbagai elemen masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Dalam amanatnya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menegaskan bahwa TMMD bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik maupun nonfisik, tetapi juga menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi kemanunggalan TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Pembangunan desa adalah pondasi pembangunan daerah. Ikhtiar ini harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, dan tentunya selaras dengan visi Kabupaten Lamongan, yakni tumbuh ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis masyarakatnya,” ujar Pak Yes.
TMMD ke-129 dijadwalkan berlangsung selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai tepat waktu sehingga hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Tlemang dan wilayah sekitarnya, sekaligus mendukung pembangunan nasional yang dimulai dari desa.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki dapat terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat semangat gotong royong, serta mewujudkan kesejahteraan umat di Kabupaten Lamongan.
BERITA20/07/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Pelaksanaan Program 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan secara resmi menutup rangkaian pelaksanaan Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026. Penutupan kegiatan dilaksanakan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Modo, Kecamatan Sukorame, Kecamatan Bluluk, dan Kecamatan Babat.
Program 1 Desa 8 Mustahik merupakan salah satu program pentasharufan dana zakat BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dilaksanakan secara bertahap selama tiga pekan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Lamongan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang termasuk dalam kategori mustahik sekaligus memastikan penyaluran dana zakat dapat menjangkau seluruh desa/kelurahan secara merata.
Pada pelaksanaan hari terakhir, pentasharufan dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:
Kecamatan Modo: 17 desa dengan 136 mustahik penerima manfaat.
Kecamatan Sukorame: 9 desa dengan 72 mustahik penerima manfaat.
Kecamatan Bluluk: 9 desa dengan 72 mustahik penerima manfaat.
Kecamatan Babat: 23 desa/kelurahan dengan 184 mustahik penerima manfaat.
Dengan berakhirnya pelaksanaan di empat kecamatan tersebut, maka seluruh rangkaian Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 telah selesai dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Secara keseluruhan, program ini berhasil menjangkau 474 desa/kelurahan yang tersebar di Kabupaten Lamongan dengan total 3.792 mustahik sebagai penerima manfaat. Pada tahun ini, Program 1 Desa 8 Mustahik juga mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat, dari sebelumnya 6 mustahik per desa/kelurahan menjadi 8 mustahik di setiap desa/kelurahan. Peningkatan tersebut merupakan komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam memperluas manfaat dana zakat agar dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Melalui Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik, BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan dan pentasharufan zakat yang amanah, profesional, serta tepat sasaran. Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta sinergi bersama pemerintah daerah, UPZ Kecamatan, KUA, MUI, DMI, dan seluruh pihak yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan program.
Semoga dana zakat yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat, meringankan beban para mustahik, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki yang telah menunaikan kewajibannya melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan.
BERITA24/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Kolaborasi BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama TP PKK Kabupaten Lamongan, 104 Anak Ikuti Khitanan Massal
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lamongan dalam kegiatan Khitanan Massal yang digelar di Pendopo Lokatantra, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 ini diikuti oleh 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan. Program tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan khitan secara gratis.
Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa khitan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pendewasaan anak laki-laki sebagai seorang muslim. Menurutnya, generasi muda yang sehat dan berkarakter merupakan modal utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Khitan merupakan tahapan penting dalam proses pendewasaan anak sebagai seorang muslim. Semoga anak-anak yang mengikuti khitan massal hari ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak baik, dan kelak mampu menjadi pemimpin bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan warga Kabupaten Lamongan yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan berdomisili di Kabupaten Lamongan.
Selain memperoleh layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga menerima obat-obatan, sertifikat, serta bingkisan pasca khitan sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut mengambil peran sebagai mitra kolaborasi dengan memberikan dukungan pada acara tersebut. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam menghadirkan layanan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, RSUD dr. Soegiri Lamongan, Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lamongan.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin meningkat serta mampu melahirkan generasi Lamongan yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. BAZNAS Kabupaten Lamongan juga akan terus berkomitmen mendukung berbagai program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, dan memberikan kemaslahatan bagi umat.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesra) Kabupaten Lamongan Hadiri Pentasharufan di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah
Lamongan – Memasuki pekan kedua pelaksanaan Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan kembali melaksanakan pentasharufan dana zakat di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, S.H., M.H. Turut hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Dr. Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., beserta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lamongan, Drs. Ahmad Lazim, M.Pd., jajaran UPZ Kecamatan, Ketua MUI, Kepala KUA, Ketua DMI, serta para mustahik penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesra) Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa Program 1 Desa 8 Mustahik merupakan bentuk nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Beliau menyampaikan bahwa bantuan yang diterima para mustahik diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga mampu membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Joko Nursiyanto, S.H., M.H. juga menyampaikan salam dari Bupati Lamongan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Karanggeneng yang merupakan tanah kelahiran beliau. Salam tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian dan kedekatan Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan masyarakat, sekaligus harapan agar Program 1 Desa 8 Mustahik dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para penerima.
Program Lamongan Peduli 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026 pada pekan kedua ini khususnya di Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Kalitengah menjangkau 38 desa dengan total 304 mustahik sebagai penerima manfaat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas, merata, dan tepat sasaran sebagai wujud amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan.
BERITA18/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Mulai Pentasharufan Program 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan mulai melaksanakan pentasharufan Program Lamongan Peduli melalui kegiatan 1 Desa 8 Mustahik Semester I Tahun 2026. Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026, di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Tikung, Kecamatan Kembangbahu, Kecamatan Sarirejo, dan Kecamatan Mantup.
Program 1 Desa 8 Mustahik merupakan salah satu program pentasharufan dana zakat BAZNAS Kabupaten Lamongan yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu di seluruh desa se-Kabupaten Lamongan. Pelaksanaan program ini direncanakan berlangsung selama tiga pekan dan dilaksanakan secara bertahap di 27 kecamatan se-Kabupaten Lamongan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamongan beserta staf pelaksana. Turut hadir pula jajaran UPZ Kecamatan yang terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) di masing-masing kecamatan.
Pada tahun ini, Program 1 Desa 8 Mustahik mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat. Jika pada pelaksanaan sebelumnya setiap desa mendapatkan alokasi untuk 6 mustahik, maka pada Semester I Tahun 2026 meningkat menjadi 8 mustahik di setiap desa.
Program ini menjangkau sebanyak 474 desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Lamongan dengan total penerima manfaat mencapai 3.792 mustahik. Dana yang ditasharufkan bersumber dari dana zakat yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan terus berupaya menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas, merata, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Program ini juga menjadi wujud nyata amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan untuk disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima.
BERITA09/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Serahkan Laporan Audit KAP dan Perkuat Sinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur
Surabaya – Jajaran pimpinan dan staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Lamongan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur pada Selasa (2/6/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum penyerahan laporan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) BAZNAS Kabupaten Lamongan.
Rombongan BAZNAS Kabupaten Lamongan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Dr. Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan, arahan, serta pembinaan yang selama ini diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan.
Selain bersilaturahmi, BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menyerahkan laporan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP). Dalam laporan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali berhasil meraih opini Wajar, dalam semua hal yang material, Hal ini menjadi capaian selama empat tahun berturut-turut. Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam menjaga tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Sekaligus memperkuat berbagai program pemberdayaan mustahik yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian yang berhasil dipertahankan oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan. Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen lembaga dalam menerapkan tata kelola yang baik dan bertanggung jawab.
Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga akuntabilitas serta kualitas kinerja lembaga zakat. Pengelolaan zakat, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada besarnya penghimpunan dana, tetapi juga pada kualitas manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur semakin kuat dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung pemberdayaan umat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Lamongan.
BERITA02/06/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tebar Keberkahan Idul Adha 2026 untuk Ratusan Penerima Manfaat
Lamongan — Momentum Idul Adha 1447 H/2026 M dimaknai BAZNAS Kabupaten Lamongan dengan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program Kurban Berkah BAZNAS 2026. Pada tahun ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama BAZNAS RI menyalurkan sebanyak 40 ekor domba atau kambing untuk sekitar 442 jiwa penerima manfaat, Kamis (28 Mei 2026).
Pelaksanaan pentasharufan hewan kurban dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Kusmini Desa Ngimbang Kec. Ngimbang. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Lamongan dan BAZNAS RI dalam upaya memperluas manfaat kurban sekaligus memberdayakan peternak lokal binaan BAZNAS.
Seluruh hewan kurban yang ditasharufkan merupakan hasil peternakan binaan BAZNAS yang berada di Desa Girik Kec. Ngimbang dan Desa Pataan Kec. Sambeng. Program Balai Ternak BAZNAS tersebut menjadi salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi produktif yang terus dikembangkan oleh BAZNAS agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para peternak.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan menyampaikan terimakasih kepada mudohi yang berkurban melalui BAZNAS RI, beliau juga menjelaskan bahwa pendistribusian atau pentasharufan ini seperti arahan dari Bapak Bupati Lamongan, yang mana harus didistribusikan di daerah yang lebih membutuhkan, yaitu daerah Lamongan di wilayah selatan. Program kurban tahun ini tidak hanya berfokus pada distribusi daging kurban kepada masyarakat, namun juga memberikan dampak ekonomi bagi para peternak binaan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari Dinas Peternakan Kab. Lamongan yang turut melakukan pemeriksaan kepada 40 hewan kurban dari balai ternak dan dinyatakan sehat . selain itu Dinas Peternakan juga melakukan pengecekan pada organ dalam hewan kurban setelah proses penyembelihan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh organ dalam berada dalam kondisi baik dan sehat. Dengan demikian, daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat dipastikan memenuhi standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.
Program Kurban Berkah BAZNAS 2026 diharapkan mampu menghadirkan semangat kepedulian dan pemerataan manfaat Idul Adha bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, program ini juga menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS dapat dioptimalkan menjadi program produktif yang berdampak luas bagi umat.
Melalui momentum Idul Adha 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap keberkahan kurban dapat terus menguatkan solidaritas sosial, meningkatkan kesejahteraan peternak lokal, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat.
BERITA28/05/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Dukung Generasi Emas Lewat Beasiswa Produktif
Lamongan — Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dimaknai oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui penguatan kualitas sumber daya manusia lewat program Beasiswa Lamongan Cerdas dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (20/5/2026).
Sebanyak 218 penerima manfaat dari 68 lembaga pendidikan menerima bantuan pendidikan dengan total penyaluran mencapai Rp. 375,9 juta. Program beasiswa tersebut menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari santri, siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga mahasiswa.
Selain penyaluran beasiswa, pada kesempatan tersebut BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menyerahkan hasil audit tahun buku 2025 dari kantor akuntan publik dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan dana zakat, infak, dan sekedah yang transparan dan akuntabel.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan Dr. H. Bambang Eko Mulyono, S.H., M.Hum., M.M. menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyaluran bantuan pendidikan tahun ini.
“Alhamdulillah, pagi ini kita bersama bersyukur dapat menyalurkan beasiswa kepada ratusan penerima, mulai dari jenjang santri, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, hingga mahasiswa,” ujarnya.
Selain itu, beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh penerima manfaat agar tidak mudah menyerah dalam menempuh pendidikan dan terus memiliki semangat untuk meraih cita-cita.
“Anak-anak jangan pernah berputus asa. Perlu diketahui bahwa Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan ini dulunya juga penerima beasiswa. Karena itu saya berharap adik-adik semua terus semangat belajar dan kelak bisa sukses serta membantu orang lain,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur KH. Dr. Ahsanul Haq, M.Pd.I. menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mendukung program pendidikan masyarakat.
“Acara ini menjadi bentuk sinergi yang sangat baik antara pemerintah daerah dengan BAZNAS. Tidak semua BAZNAS kabupaten mendapatkan dukungan penuh dari bupatinya. Alhamdulillah di Lamongan sinergi ini berjalan sangat baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa program beasiswa merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi unggul yang mampu membawa perubahan bagi daerah dan bangsa.
Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek. menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan dan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
“Kemajuan daerah dapat dilihat dari perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ketika pendidikan maju, maka tingkat peradaban daerah juga akan maju,” tutur Pak Yes.
Selain menekankan pentingnya kemajuan pendidikan untuk pembangunan daerah, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu juga mengingatkan pentingnya penguatan adab dan karakter di tengah perkembangan zaman saat ini. Ia menilai, menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan etika/adab yang baik.
Adapun rincian penerima beasiswa meliputi
- 138 santri dari 37 lembaga menerima bantuan Rp. 1,8 juta setiap enam bulan,
- 5 siswa SD/MI menerima Rp. 600 ribu per tahun,
- 5 siswa SMP/MTs menerima Rp. 900 ribu per tahun,
- 20 siswa SMA/MA dari 11 lembaga menerima Rp. 1 juta per tahun dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur
- serta 35 mahasiswa dari 15 perguruan tinggi menerima Rp. 2 juta per semester. Yang mana 15 mahasiswa dari Provinsi Jawa Timur
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap program pendidikan ini dapat menjadi bagian dari kebangkitan generasi muda Lamongan menuju masa depan yang lebih unggul, mandiri, dan berdaya saing.
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Kolaborasi BAZNAS Lamongan dan Pemkab Lamongan, 146 Pemudik Ikuti Program Balik Gratis 2026
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali berkolaborasi dalam penyelenggaraan program balik gratis 2026 bagi masyarakat perantau. Sebanyak 146 pemudik diberangkatkan menuju Jakarta dari halaman Stadion Surajaya, Selasa (24/3/2026).
Program ini merupakan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Lamongan, Pemerintah Kabupaten Lamongan, serta Dinas Perhubungan sebagai upaya membantu masyarakat kembali ke perantauan pasca Lebaran sekaligus mengurangi kepadatan arus balik.
Dalam pelaksanaannya, disediakan tiga unit bus yang telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) guna memastikan keselamatan perjalanan. Dari jumlah tersebut, dua unit bus difasilitasi oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran program.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa program ini menjadi agenda rutin pemerintah daerah untuk membantu masyarakat sekaligus menciptakan arus balik yang lebih tertib.
“Alhamdulillah, tahun ini program balik gratis bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan berjalan dengan baik serta tertib. Tahun ini ada 146 pemudik, setiap tahun kita berupaya untuk meningkatkan layanan” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Dianto Hari Wibowo, yang menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan selama arus balik Lebaran.
Sementara itu, jajaran Forkopimda turut hadir dalam prosesi pemberangkatan yang diawali dengan penyerahan simbolis paket goodie bag kepada peserta serta peninjauan kondisi armada sebelum keberangkatan.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi. Seluruh kuota peserta telah terpenuhi jauh sebelum hari pemberangkatan. Program Balik Gratis ini dinilai sangat membantu para perantau, terutama di tengah tingginya kebutuhan pasca Lebaran. Selain itu, lonjakan harga tiket transportasi reguler saat arus balik yang kerap meningkat signifikan turut menjadi alasan pentingnya program ini bagi masyarakat.
Keterlibatan BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Dukungan armada yang diberikan diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat program bagi para perantau asal Lamongan.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama BAZNAS Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini, termasuk penambahan jumlah armada, agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.
BERITA27/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Baznas kabupaten Lamongan Salurkan 7.000 Paket Sembako Ramadan ke Seluruh Wilayah Kabupaten Lamongan
Lamongan – Baznas Kabupaten Lamongan menyalurkan sebanyak 7.000 paket sembako kepada masyarakat selama Ramadan 1447 H / 2026 M. Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan suci.
Setiap paket sembako berisi bahan kebutuhan sehari-hari seperti beras, gula, minyak goreng, dan mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan serta bisa menambah semangat dalam beribadah di bulan suci Ramadan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak awal hingga akhir Ramadan. Proses distribusi melibatkan para amil serta jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di berbagai wilayah.
Dalam pelaksanaannya, paket sembako didistribusikan hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Lamongan melalui 27 UPZ di kantor kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga keagamaan, serta masjid-masjid.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan, di antaranya pedagang asongan, pedagang kaki lima, dan tukang becak, yang selama ini menjadi bagian dari sektor ekonomi informal di Lamongan.
Melalui jaringan distribusi yang melibatkan berbagai unsur tersebut, penyaluran bantuan dapat berjalan lebih luas dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah.
Program ini mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Salah seorang tukang becak mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima karena sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya selama Ramadan.
Ke depannya, Baznas Kabupaten Lamongan akan terus berupaya menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepedulian dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Safari Ramadan Ditutup di Kecamatan Babat, Baznas Lamongan Salurkan Bantuan Ibadah dan Santunan Anak Yatim
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan kembali menyalurkan bantuan keagamaan melalui Program Lamongan Taqwa dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lamongan tahun 1447 H/2026 M.
Penyerahan bantuan dilakukan di Masjid Raudlatul Muttaqin, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, yang menjadi lokasi penutupan Safari Ramadan Pemkab Lamongan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Lamongan menyerahkan bantuan berupa rak Al-Qur’an dan peralatan sholat untuk mendukung kenyamanan jamaah dalam beribadah serta memakmurkan masjid.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada pengurus masjid sebagai bagian dari komitmen BAZNAS Lamongan dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Kepala Desa Tritunggal, Ahmad Mansur, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena Desa Tritunggal terpilih sebagai lokasi penutupan Safari Ramadan tahun ini.
"Semoga adanya kegiatan ini bisa menjadi ladang pahala dan keberkahan untuk semua," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, menjelang Hari Raya Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk saling memohon maaf serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Lamongan.
Bupati juga memohon agar selama Lebaran seluruh masyarakat bisa menjaga keamanan dan ketertiban.
"Semoga kita bisa melaksanakan Idul Fitri dalam keadaan sehat dan bahagia," tuturnya.
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut berpartisipasi dengan menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim dan dhuafa di setiap lokasi kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Adapun rangkaian Safari Ramadan Pemkab Lamongan tahun 2026 telah dilaksanakan di lima lokasi, yaitu:
Rabu, 25 Februari 2026 di Masjid Jami’ Ussisa Alattaqwa, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng.Jumat, 27 Februari 2026 di Masjid Ar-Rahman, Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu.Selasa, 3 Maret 2026 di Masjid Sabilillah, Desa Sugio, Kecamatan Sugio.Kamis, 5 Maret 2026 di Masjid Jami’ Sabilul Muhtadin, Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk.Kamis, 12 Maret 2026 di Masjid Raudlatul Muttaqin, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan Masjid Raudlatul Muttaqin dapat semakin nyaman digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat, khususnya selama bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian sosial antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat, sehingga sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Lamongan yang lebih maju dan sejahtera.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Sinergi Ramadan: Peran BAZNAS Lamongan Perkuat Perlindungan 2.517 Anak Asuh di 46 LKSA
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan anak melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Tim Penggerak PKK. Pada Ramadan 1447 H, bantuan sosial disalurkan kepada 46 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang menaungi 2.517 anak asuh di seluruh Kabupaten Lamongan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Lokatantra oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono dan didampingi Ketua TP PKK Lamongan, Anis Kartika. Program ini menjadi agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan.
Peran Strategis BAZNAS dalam Penguatan LKSA
Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan Bambang Eko Muljono menyampaikan bahwa sumber dana bantuan ini berasal dari zakat dan infak yang dihimpun melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan. Beliau juga menambahkan mayoritas dana yang disalurkan berasal dari muzakki dan munfiq Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamongan.
“Hampir 98 persen muzakki dan munfiq berasal dari ASN di Lamongan. Ini bentuk kepedulian bersama untuk anak-anak yang membutuhkan” ujarnya.
Dukungan Nyata dan Kebutuhan Anak Asuh
Setiap LKSA menerima bantuan berupa:
50 kilogram beras
Satu dus minyak goreng
Dua dus mi instan
10 kilogram gula
Dua dus biskuit
Uang tunai sebesar Rp5.500.000
Berdasarkan data Forum LKSA Lamongan, saat ini terdapat 46 LKSA yang tersebar hampir di seluruh kecamatan dengan total 2.517 anak asuh dan 482 pengasuh. Penurunan jumlah anak dibanding tahun sebelumnya menjadi indikator positif pembangunan sosial di Kabupaten Lamongan.
Kolaborasi untuk Tanggung Jawab Bersama
Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan secara kolektif.
“Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa pemerintah harus hadir bagi anak-anak miskin, anak-anak terlantar, anak-anak yatim, dan semuanya harus dipelihara oleh negara. Pemerintah daerah tentu tidak bisa sendirian dalam melaksanakan tugas seperti hari ini. Pemerintah hadir melalui LKS, melalui yayasan dan panti asuhan, yang terus menjadi mitra strategis sehingga anak-anak ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat ekosistem kepedulian sosial. Ramadan menjadi momentum untuk memperluas manfaat dana umat, menghadirkan keberkahan, serta memastikan ribuan anak asuh di Lamongan tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan yang berkelanjutan.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Safari Ramadan 2026, Sinergi Pemkab dan Baznas Kabupaten Lamongan Hadirkan Pelayanan dan Kepedulian di Desa Banjarmadu
Lamongan — Yuhronur Efendi Bupati Lamongan bersama Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara dan jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan melaksanakan Safari Ramadan pada Rabu (25/2/2026) di Masjid Jami’ Usssisa Alattaqwa, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga difokuskan pada pendekatan pelayanan publik guna memastikan pemerataan realisasi program prioritas daerah hingga nasional.
Dalam kesempatan ini masyarakat Desa Banjarmadu berduyun-duyun memadati fasilitas pelayanan, seperti: pemeriksaan kesehatan, operasi pasar murah, pelayanan kependudukan, konsultasi perizinan, konsultasi BPJS, serta perpustakaan keliling. Kehadiran layanan terpadu ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang mengalami kendala dalam mengakses fasilitas pemerintah.
Ali Yudi selaku Kepala Desa Banjarmadu bersyukur Karena banyaknya fasilitas pelayanan dalam kegiatan kali ini, tentu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Banjarmadu.
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fakhruzzaman dalam sambutannya beliau merasa senang bisa mengikuti Safari Ramadhan kali ini, beliau juga berharap masyarakat Lamongan hidup rukun, dan bisa menjalankan ibadah ramadhan dengan lancar.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan pentingnya sinergi antara kegiatan keagamaan dan pelayanan publik langsung kepada masyarakat. “Alhamdulillah bisa bersilaturahmi secara langsung bersama masyarakat Desa Banjarmadu. Kegiatan ini menggabungkan kegiatan keagamaan dengan pelayanan publik langsung,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Lamongan turut berkontribusi melalui penyaluran bantuan perlengkapan dan peralatan sholat untuk Masjid Jami’ Usssisa Alattaqwa, serta santunan kepada sekitar 25 anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Karanggeneng. Partisipasi ini menjadi bagian dari komitmen Baznas Kabupaten Lamongan dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kontribusi Baznas Kabupaten Lamongan dalam Safari Ramadan ini merupakan wujud kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan, memperluas jangkauan program kesejahteraan, serta memastikan kehadiran negara dan lembaga zakat dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Safari Ramadan di Karanggeneng ini menjadi awal rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lainnya. Baznas Kabupaten Lamongan berharap bantuan yang disalurkan dapat meningkatkan kenyamanan ibadah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak.
BERITA28/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lamongan.
Lihat Daftar Rekening →