Berita Terbaru
Baznas kabupaten Lamongan Salurkan 7.000 Paket Sembako Ramadan ke Seluruh Wilayah Kabupaten Lamongan
Lamongan – Baznas Kabupaten Lamongan menyalurkan sebanyak 7.000 paket sembako kepada masyarakat selama Ramadan 1447 H / 2026 M. Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan suci.
Setiap paket sembako berisi bahan kebutuhan sehari-hari seperti beras, gula, minyak goreng, dan mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan serta bisa menambah semangat dalam beribadah di bulan suci Ramadan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak awal hingga akhir Ramadan. Proses distribusi melibatkan para amil serta jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di berbagai wilayah.
Dalam pelaksanaannya, paket sembako didistribusikan hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Lamongan melalui 27 UPZ di kantor kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga keagamaan, serta masjid-masjid.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan, di antaranya pedagang asongan, pedagang kaki lima, dan tukang becak, yang selama ini menjadi bagian dari sektor ekonomi informal di Lamongan.
Melalui jaringan distribusi yang melibatkan berbagai unsur tersebut, penyaluran bantuan dapat berjalan lebih luas dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah.
Program ini mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Salah seorang tukang becak mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima karena sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya selama Ramadan.
Ke depannya, Baznas Kabupaten Lamongan akan terus berupaya menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepedulian dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Safari Ramadan Ditutup di Kecamatan Babat, Baznas Lamongan Salurkan Bantuan Ibadah dan Santunan Anak Yatim
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan kembali menyalurkan bantuan keagamaan melalui Program Lamongan Taqwa dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lamongan tahun 1447 H/2026 M.
Penyerahan bantuan dilakukan di Masjid Raudlatul Muttaqin, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, yang menjadi lokasi penutupan Safari Ramadan Pemkab Lamongan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Lamongan menyerahkan bantuan berupa rak Al-Qur’an dan peralatan sholat untuk mendukung kenyamanan jamaah dalam beribadah serta memakmurkan masjid.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada pengurus masjid sebagai bagian dari komitmen BAZNAS Lamongan dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Kepala Desa Tritunggal, Ahmad Mansur, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena Desa Tritunggal terpilih sebagai lokasi penutupan Safari Ramadan tahun ini.
"Semoga adanya kegiatan ini bisa menjadi ladang pahala dan keberkahan untuk semua," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, menjelang Hari Raya Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk saling memohon maaf serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Lamongan.
Bupati juga memohon agar selama Lebaran seluruh masyarakat bisa menjaga keamanan dan ketertiban.
"Semoga kita bisa melaksanakan Idul Fitri dalam keadaan sehat dan bahagia," tuturnya.
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan turut berpartisipasi dengan menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim dan dhuafa di setiap lokasi kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Adapun rangkaian Safari Ramadan Pemkab Lamongan tahun 2026 telah dilaksanakan di lima lokasi, yaitu:
Rabu, 25 Februari 2026 di Masjid Jami’ Ussisa Alattaqwa, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng.Jumat, 27 Februari 2026 di Masjid Ar-Rahman, Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu.Selasa, 3 Maret 2026 di Masjid Sabilillah, Desa Sugio, Kecamatan Sugio.Kamis, 5 Maret 2026 di Masjid Jami’ Sabilul Muhtadin, Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk.Kamis, 12 Maret 2026 di Masjid Raudlatul Muttaqin, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan Masjid Raudlatul Muttaqin dapat semakin nyaman digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat, khususnya selama bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian sosial antara pemerintah daerah, lembaga, dan masyarakat, sehingga sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Lamongan yang lebih maju dan sejahtera.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Sinergi Ramadan: Peran BAZNAS Lamongan Perkuat Perlindungan 2.517 Anak Asuh di 46 LKSA
Lamongan – BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan anak melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Tim Penggerak PKK. Pada Ramadan 1447 H, bantuan sosial disalurkan kepada 46 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang menaungi 2.517 anak asuh di seluruh Kabupaten Lamongan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Lokatantra oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono dan didampingi Ketua TP PKK Lamongan, Anis Kartika. Program ini menjadi agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan.
Peran Strategis BAZNAS dalam Penguatan LKSA
Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan Bambang Eko Muljono menyampaikan bahwa sumber dana bantuan ini berasal dari zakat dan infak yang dihimpun melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan. Beliau juga menambahkan mayoritas dana yang disalurkan berasal dari muzakki dan munfiq Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamongan.
“Hampir 98 persen muzakki dan munfiq berasal dari ASN di Lamongan. Ini bentuk kepedulian bersama untuk anak-anak yang membutuhkan” ujarnya.
Dukungan Nyata dan Kebutuhan Anak Asuh
Setiap LKSA menerima bantuan berupa:
50 kilogram beras
Satu dus minyak goreng
Dua dus mi instan
10 kilogram gula
Dua dus biskuit
Uang tunai sebesar Rp5.500.000
Berdasarkan data Forum LKSA Lamongan, saat ini terdapat 46 LKSA yang tersebar hampir di seluruh kecamatan dengan total 2.517 anak asuh dan 482 pengasuh. Penurunan jumlah anak dibanding tahun sebelumnya menjadi indikator positif pembangunan sosial di Kabupaten Lamongan.
Kolaborasi untuk Tanggung Jawab Bersama
Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan secara kolektif.
“Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa pemerintah harus hadir bagi anak-anak miskin, anak-anak terlantar, anak-anak yatim, dan semuanya harus dipelihara oleh negara. Pemerintah daerah tentu tidak bisa sendirian dalam melaksanakan tugas seperti hari ini. Pemerintah hadir melalui LKS, melalui yayasan dan panti asuhan, yang terus menjadi mitra strategis sehingga anak-anak ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat ekosistem kepedulian sosial. Ramadan menjadi momentum untuk memperluas manfaat dana umat, menghadirkan keberkahan, serta memastikan ribuan anak asuh di Lamongan tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan yang berkelanjutan.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Safari Ramadan 2026, Sinergi Pemkab dan Baznas Kabupaten Lamongan Hadirkan Pelayanan dan Kepedulian di Desa Banjarmadu
Lamongan — Yuhronur Efendi Bupati Lamongan bersama Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara dan jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan melaksanakan Safari Ramadan pada Rabu (25/2/2026) di Masjid Jami’ Usssisa Alattaqwa, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga difokuskan pada pendekatan pelayanan publik guna memastikan pemerataan realisasi program prioritas daerah hingga nasional.
Dalam kesempatan ini masyarakat Desa Banjarmadu berduyun-duyun memadati fasilitas pelayanan, seperti: pemeriksaan kesehatan, operasi pasar murah, pelayanan kependudukan, konsultasi perizinan, konsultasi BPJS, serta perpustakaan keliling. Kehadiran layanan terpadu ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang mengalami kendala dalam mengakses fasilitas pemerintah.
Ali Yudi selaku Kepala Desa Banjarmadu bersyukur Karena banyaknya fasilitas pelayanan dalam kegiatan kali ini, tentu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Banjarmadu.
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fakhruzzaman dalam sambutannya beliau merasa senang bisa mengikuti Safari Ramadhan kali ini, beliau juga berharap masyarakat Lamongan hidup rukun, dan bisa menjalankan ibadah ramadhan dengan lancar.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan pentingnya sinergi antara kegiatan keagamaan dan pelayanan publik langsung kepada masyarakat. “Alhamdulillah bisa bersilaturahmi secara langsung bersama masyarakat Desa Banjarmadu. Kegiatan ini menggabungkan kegiatan keagamaan dengan pelayanan publik langsung,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Lamongan turut berkontribusi melalui penyaluran bantuan perlengkapan dan peralatan sholat untuk Masjid Jami’ Usssisa Alattaqwa, serta santunan kepada sekitar 25 anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Karanggeneng. Partisipasi ini menjadi bagian dari komitmen Baznas Kabupaten Lamongan dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kontribusi Baznas Kabupaten Lamongan dalam Safari Ramadan ini merupakan wujud kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan, memperluas jangkauan program kesejahteraan, serta memastikan kehadiran negara dan lembaga zakat dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Safari Ramadan di Karanggeneng ini menjadi awal rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lainnya. Baznas Kabupaten Lamongan berharap bantuan yang disalurkan dapat meningkatkan kenyamanan ibadah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak.
BERITA28/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Perkuat Peran UPZ melalui Lamongan Taqwa – Gerakan Masjid Bersih
Lamongan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan menyelenggarakan kegiatan Lamongan Taqwa – Gerakan Masjid Bersih bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid dan musholla se-Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 15 Februari 2026, bertempat di Aula Universitas Islam Lamongan (UNISLA).
Acara dihadiri oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Timur sekaligus Pembina Wilayah Kerja Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban, Dr. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Mulyono, SH., Sp.N., M.Hum., MM., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lamongan, Heru Mudianto, S.Ag., serta Dekan Fakultas Agama Islam UNISLA yang mewakili Rektor UNISLA, Dr. Hepi Ikmal, M.Pd.I. Turut hadir Unit Pengelola Zakat (UPZ) masjid dan musholla se-Kabupaten Lamongan.
Dalam sambutannya, Dr. Hepi Ikmal, M.Pd.I. menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta sekaligus mengapresiasi berbagai program BAZNAS Kabupaten Lamongan. Menurutnya, BAZNAS tidak hanya menghadirkan program insentif bagi imam, tetapi juga kegiatan yang berdampak langsung pada kenyamanan rumah ibadah serti gerakan masjid bersih saat ini.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat pelayanan kepada umat.
“Kita semua adalah khadimul ummah — pelayan umat. Mudah-mudahan panjenengan semua yang hadir di sini memiliki semangat dan kebaikan yang sama untuk menjadi pelayan-pelayan umat,” tambahnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Mulyono, SH., Sp.N., M.Hum., MM., dalam sambutannya sekaligus laporan kegiatan menyampaikan perkembangan kelembagaan UPZ. Hingga saat ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan telah menerbitkan 193 Surat Keputusan (SK) UPZ. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi dan komunikasi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menyambung silaturahmi dan komunikasi antara BAZNAS dengan UPZ masjid dan musholla,” lanjutnya.
Lebih lanjut, beliau memaparkan rencana program pemberdayaan tahun 2026 melalui tiga UPZ masjid yang sedang dalam tahap kajian, dengan fokus membantu masyarakat yang terjerat rentenir atau bank titil.
“Untuk tahun 2026, kami merencanakan program pemberdayaan melalui tiga UPZ masjid. Program diarahkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terjerat rentenir. Ini merupakan program yang telah berjalan di tingkat provinsi dan akan kami coba implementasikan di Lamongan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menegaskan pentingnya peran pengelola masjid dan musholla dalam menciptakan kenyamanan jamaah, khususnya menjelang Ramadan.
“Sebagai pengelola masjid dan musholla, yang harus kita perhatikan adalah kenyamanan jamaah ketika memasuki rumah ibadah. Kenyamanan dalam berbagai aspek menjadi hal utama, terlebih menjelang Ramadan seperti saat ini,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bijaksana dalam menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadan serta menekankan transparansi pengelolaan keuangan masjid guna menjaga kepercayaan jamaah.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lamongan, Heru Mudianto, S.Ag. Sesi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta, yang ditanggapi langsung oleh narasumber. Acara berakhir pada pukul 12.05 WIB dalam suasana kondusif.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap Gerakan Masjid Bersih dapat menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan fungsi masjid sebagai pusat ibadah serta pemberdayaan umat.
BERITA17/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
Rumah Baru, Harapan Baru: BAZNAS Lamongan Resmikan Bantuan Bedah Rumah di Desa Botoputih
Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan meresmikan bantuan program bedah rumah milik Bapak Sagi, warga Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, pada Kamis (12/2/2025). Program ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu agar lebih layak, aman, dan nyaman.
Peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua II BAZNAS Kabupaten Lamongan Drs. Ahmad Lazim, M.Pd beserta staf amil, Camat Tikung dan jajaran pemerintahan kecamatan, Forkopimcam, Kepala Desa Botoputih, serta perangkat desa. Kehadiran para pihak mencerminkan sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Botoputih Rudi Santoso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan atas bantuan bedah rumah yang diberikan kepada warganya di Dusun Tlanak. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut, mengingat masih terdapat warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah layak huni.
Senada dengan hal tersebut, Camat Tikung H. Sujirman Sholeh, S.E., M.M. memberikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dinilai konsisten membantu masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dapat terus diperkuat demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ketua II BAZNAS Kabupaten Lamongan Drs. Ahmad Lazim, M.Pd menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Sagi atas peresmian rumah yang telah direnovasi. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa BAZNAS berperan sebagai penyaring untuk memastikan penerima bantuan benar-benar termasuk dalam kategori asnaf sehingga dana yang disalurkan tepat sasaran.
Selain itu, Drs. Ahmad Lazim, M.Pd juga menghimbau masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Lamongan. “Dana yang dikelola BAZNAS berasal dari masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk bersinergi agar pentasharufan berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Program bedah rumah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.
BERITA13/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Bersama PWI Lamongan Gelar Bhakti Sosial dan Sunat Massal, Peringati HPN 2026 dan HUT PWI Ke-80
Lamongan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan bhakti sosial dan sunat massal di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) PWI ke-80, pada Senin, 9 Februari 2026.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan dihadiri oleh Bupati Lamongan Dr. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Dr. Nalikan, MM. Dari BAZNAS Kabupaten Lamongan dihadiri Wakil Ketua I Heru Mudianto, S.Ag., Wakil Ketua II Drs. Ahmad Lazim M.Pd. Dan Camat beserta Forkopimcam, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers. Dalam kegiatan ini, masyarakat memperoleh berbagai layanan gratis, meliputi khitan massal, pelayanan kesehatan, pelayanan Samsat dan layanan terpadu lainnya.
Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Desa Kedungkumpul dan sekitarnya.
“Alhamdulillah, kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kedungkumpul. Selain khitan massal, masyarakat juga mendapatkan berbagai pelayanan, seperti pelayanan kesehatan, pelayanan Samsat, dan pelayanan terpadu lainnya. Ini sangat membantu warga,” ujarnya.
Ketua PWI Kabupaten Lamongan, Kadam Mustoko, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lamongan yang selalu hadir dan mendukung setiap kegiatan PWI, khususnya dalam kegiatan bhakti sosial pada peringatan Hari Pers Nasional tahun ini.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PWI untuk memperbaiki citra wartawan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini kami lakukan karena masih adanya oknum yang mencoreng nama baik wartawan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin memperbaiki citra wartawan dan menunjukkan bahwa pers hadir untuk masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., selaku Bupati Lamongan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PWI memiliki tugas yang mulia dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
“PWI mempunyai tugas yang mulia untuk menyebarkan informasi yang baik serta mampu memberikan informasi dan inovasi. Tujuannya adalah untuk mensejahterakan masyarakat,” tutur Bupati Lamongan.
Kegiatan bakti sosial dan sunat massal ini secara resmi dibuka dengan pemotongan tumpeng dan ucapan bismillah sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Usai membuka acara, Bupati Lamongan juga menyempatkan diri untuk singgah di stan-stan pelayanan yang tersedia serta melakukan pemeriksaan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan dan PWI Kabupaten Lamongan berharap dapat terus memperkuat kolaborasi, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadikan momentum Hari Pers Nasional sebagai ajang kepedulian sosial dan pengabdian kepada bangsa.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Lamongan Panen Perdana Melon, Bukti Nyata Pemberdayaan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Panen Perdana Petik Melon pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian produktif yang menyasar para mustahik binaan BAZNAS.
Acara Panen Perdana Petik Melon ini adalah program greenhouse yang sudah di launching 24 Desember 2025 yang lalu, acara dilaksanakan sebagai upaya BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui pengelolaan pertanian modern berbasis greenhouse, sekaligus memperlihatkan hasil nyata pemanfaatan dana yang produktif.
Kegiatan Panen Perdana Petik Melon dilaksanakan di greenhouse milik program BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dikelola bersama para penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dan tamu undangan diajak melihat langsung proses budidaya melon, mulai dari perawatan tanaman hingga panen hasil pertanian.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pendampingan berkelanjutan kepada mustahik agar mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan pendapatan secara mandiri. Melalui pendekatan pertanian modern, mustahik diharapkan tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga pelaku usaha produktif yang berdaya saing.
Selain kegiatan Panen Perdana Petik Melon, BAZNAS Kabupaten Lamongan juga menyerahkan secara simbolik dua unit rombong usaha dari total sepuluh unit rombong. Dana tersebut diperoleh dari Baznas Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk sinergitas Baznas, bantuan rombong tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana usaha produktif sehingga mampu menunjang penghasilan dan mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat.
Dalam sambutannya beliau mengapresiasi bahwa "Pentasharufan dana Infaq dengan skema Greenhouse ini satu-satunya di Jawa Timur".
Program pertanian produktif ini merupakan salah satu fokus BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam mendukung penguatan ekonomi di daerah Lamongan. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa di berbagai sektor produktif guna meningkatkan kesejahteraan mustahik dan mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kab. Lamongan oleh Dr. M Nalikan. Turut hadir Dr. Ahsanul Haq Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Timur, Dr. Mugito Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Shofi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kesra, jajaran forkopimcam, KUA, MUI, DMI, Kades/Lurah se-Kecamatan Brondong.
Dr. Nalikan sangat mengapresiasi ide dan inovasi Baznas Kab. Lamongan dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian.
BERITA29/01/2026 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Kabupaten Lamongan Tutup Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 dan Resmikan Greenhouse Melon di Kecamatan Brondong
BAZNAS Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Penutupan Program 1 Desa 6 Mustahik yang dirangkai dengan Launching Greenhouse BAZNAS Kabupaten Lamongan di Kecamatan Brondong. Kegiatan ini menjadi penanda komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam penguatan ekonomi masyarakat desa serta upaya nyata pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lamongan. Rabu, (24/12/2025).
Acara dibuka secara seremonial, dan momentum inti kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan Program 1 Desa 6 Mustahik kepada para penerima manfaat, sebagai penutup rangkaian program yang telah berjalan di wilayah Kecamatan Brondong.
Dalam sambutannya, Camat Brondong menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dinilai konsisten menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BAZNAS menjadi kekuatan penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Serta menekankan bantuan agar dimanfaatkan sebaik mungkin.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta percepatan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa. Menurutnya, desa merupakan rumpun paling bawah yang memiliki peran strategis dalam menekan angka kemiskinan. Melalui pengelolaan ZIS yang terstruktur dan kolaboratif di tingkat desa, diharapkan manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih merata dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Dr. Moh. Nalikan, M.M., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan merasa sangat terbantu dengan kehadiran dan peran aktif BAZNAS. Ia menilai program-program BAZNAS sejalan dengan agenda pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usai penutupan program, kegiatan dilanjutkan dengan Launching Greenhouse BAZNAS Kabupaten Lamongan tepatnya di Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong. Para tamu undangan melakukan kunjungan langsung ke greenhouse buah melon sebagai bentuk peresmian program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian produktif. Program greenhouse ini diharapkan mampu menjadi model penguatan ekonomi mustahik yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan.
Dalam sambutan launching, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa greenhouse melon ini merupakan bagian dari strategi pengembangan ekonomi produktif mustahik agar mampu bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pelaku usaha. Hal senada disampaikan oleh Sekda Lamongan, yang mengapresiasi inovasi BAZNAS dalam menghadirkan program produktif yang selaras dengan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ketua dan jajaran Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan serta Amil Pelaksana, Camat Brondong beserta jajaran, MUI, DMI, KUA, Kecamatan Brondong, serta Kepala Desa se-Kecamatan Brondong.
Melalui penutupan Program 1 Desa 6 Mustahik dan launching Greenhouse BAZNAS ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemerintah desa semakin kuat dalam mewujudkan Lamongan yang berdaya, sejahtera, dan berkeadilan.
BERITA25/12/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Lamongan Perkuat Sosialisasi ZIS dan Pembentukan UPZ Desa Menjelang Akhir Program Pentasharufan Semester II Tahun 2025
Paciran — Menjelang berakhirnya pelaksanaan Program Pentasharufan 1 Desa 6 Mustahik Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan penekanan pada pembentukan dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis BAZNAS dalam mendukung kebijakan nasional serta menyesuaikan arah program pembangunan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan di Paciran Islamic Center (PIC), Senin (22/12/2025).Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan, yang diwakilkan oleh K.H. Masnur Arif, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., Camat Paciran serta jajaran, Ketua MUI, DMI, KUA Kecamatan Paciran. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan seremonial, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi ZIS oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta pelaksanaan pentasharufan bantuan Program 1 Desa 6 Mustahik bagi mustahik di wilayah Kecamatan Paciran.Dalam sambutannya, Camat Paciran menyampaikan bahwa keberlanjutan program pentasharufan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Lamongan memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan berbasis desa. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi yang sistematis antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan lembaga keagamaan guna memperkuat efektivitas pengelolaan zakat di tingkat lokal.Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) baik di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) merupakan instrumen keagamaan yang memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang terstruktur, terkoordinasi, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam agar fungsi zakat sebagai sarana pemerataan kesejahteraan umat dapat terwujud secara optimal. MUI, dalam posisinya sebagai lembaga keulamaan, memiliki tanggung jawab moral dan normatif untuk memastikan bahwa praktik pengelolaan ZIS berjalan dalam koridor fiqh zakat dan prinsip kemaslahatan.Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan dalam pemaparannya menyampaikan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus menekankan pentingnya penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola zakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan UPZ desa tidak hanya berfungsi sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam penghimpunan ZIS, tetapi juga sebagai simpul kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah desa, dan tokoh keagamaan dalam rangka memperluas dampak sosial zakat secara berkelanjutan.Lebih lanjut, ia menggarisbawahi urgensi jalinan kerja sama yang erat antara BAZNAS Kabupaten Lamongan, unsur pemerintah Kecamatan Paciran, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai mitra strategis dalam pembinaan umat. Sinergi kelembagaan tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem pengelolaan zakat yang terintegrasi, mendukung implementasi kebijakan nasional, serta memastikan pelaksanaan Program 1 Desa 6 Mustahik berjalan optimal hingga tahap akhir.Kegiatan pentasharufan ini juga dilaksanakan beriringan dengan momentum ta’aruf pengurus MUI Kecamatan Paciran, yang menjadi ruang konsolidasi kelembagaan dalam rangka memperkuat koordinasi dan kerja sama lintas institusi untuk pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan mustahik khususnya di Kecamatan Paciran
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Lamongan
BAZNAS Lamongan Salurkan Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II 2025, Bupati Apresiasi Kinerja dan Transparansi
BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menegaskan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan melalui program Pentasharufan 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 yang digelar di Balai Desa Glagah, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.EK., beserta jajaran pejabat daerah dan unsur masyarakat.Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Lamongan, Dr. Moh. Nalikan, M.M., kepala bagian Kesra, kepala dinas terkait, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., Wakil Ketua II BAZNAS Lamongan, Camat Glagah dan Camat Karangbinangun beserta jajarannya, MUI, DMI, KUA Kecamatan Glagah serta Karangbinangun, Kepala Desa se Kecamatan Glagah dan Karangbinangun.Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Sambutan selamat datang disampaikan oleh Kepala Desa Glagah, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas dipilihnya Desa Glagah sebagai lokasi pelaksanaan pentasharufan serta berharap bantuan yang disalurkan dapat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat penerima.Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa program 1 Desa 6 Mustahik merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam memastikan distribusi zakat dapat dirasakan secara merata dan tepat sasaran, sekaligus menjadi bagian dari upaya sistematis dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan.Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Bupati Lamongan dan didampingi ketua BAZNAS Lamongan, meliputi bantuan program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 dan bantuan beasiswa santri kepada empat santri asal Kecamatan Glagah sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan.Dalam sambutannya, Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.EK., menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kabupaten Lamongan yang dinilai konsisten menghadirkan program-program nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan sosial.“BAZNAS Lamongan merupakan lembaga yang amanah. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan audit setiap tahun dan hasilnya selalu memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini menunjukkan pengelolaan zakat yang profesional dan dapat dipercaya,” ujar Bupati.Menariknya, di sela-sela sambutan, Bupati Lamongan juga membuka sesi sharing session dan dialog langsung dengan warga Kecamatan Glagah dan Karangbinangun. Masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai persoalan yang dihadapi, sehingga kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga wadah komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga zakat, infak, dan sedekah benar-benar menjadi instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan dan keadilan sosial di Kabupaten Lamongan.Sejak pentasharufan tahap awal hingga pertengahan pelaksanaan, kegiatan 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 berlangsung secara sistematis, tertib, dan kondusif. Partisipasi aktif para pemangku kepentingan serta respons positif masyarakat menunjukkan penerimaan yang baik terhadap program, sekaligus merefleksikan relevansi dan urgensi kegiatan dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan mustahik.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Lamongan
BAZNAS Lamongan Start Program 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025: Prioritas pada Pemanfaatan yang Tepat
Kecamatan Tikung menjadi titik awal pembukaan Program Unggulan 1 Desa 6 Mustahik Semester II Tahun 2025 BAZNAS Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025 ini menjadi penanda bahwa upaya penguatan kesejahteraan masyarakat terus bergerak dengan lebih terarah, menyentuh desa-desa hingga ke akar kebutuhan mustahik.
Acara dibuka dengan suasana hangat dan penuh harapan, dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Lamongan, Drs. K.H. Ahmad Lazim, beserta jajaran Amil Pelaksana BAZNAS Lamongan, Camat Tikung beserta jajaran staf, Ketua MUI, DMI, dan KUA Kecamatan Tikung. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan dukungan nyata terhadap program pemberdayaan mustahik sebagai bagian dari misi besar BAZNAS Lamongan dalam memperluas manfaat zakat.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Lamongan menekankan bahwa setiap mustahik menerima bantuan sebesar Rp600.000, dan dana tersebut harus digunakan secara benar serta bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa bantuan zakat ini ditujukan murni untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup, bukan untuk hal-hal yang berada di luar prioritas atau bahkan berpotensi disalahgunakan.
Program 1 Desa 6 Mustahik sendiri telah menjadi ikon pemberdayaan BAZNAS Lamongan, dirancang untuk memastikan bahwa setiap desa memperoleh akses yang setara terhadap program zakat produktif maupun konsumtif. Dengan dibukanya pelaksanaan semester II ini, BAZNAS Lamongan kembali meneguhkan komitmennya sebagai lembaga yang hadir dekat dengan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan dukungan untuk bangkit dan berkembang.
Dengan dimulainya pelaksanaan semester II ini, BAZNAS Lamongan berharap seluruh rangkaian Program 1 Desa 6 Mustahik dapat berjalan lancar hingga selesai, mencakup 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan yang menjadi sasaran. Harapan tersebut menjadi pegangan agar setiap tahapan dapat terselesaikan tepat waktu, tanpa kendala, dan memberikan hasil yang sesuai tujuan pelaksanaan program.
BERITA10/12/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongann
SEMANGAT PENDIDIKAN MENGALIR: 177 PELAJAR LAMONGAN TERIMA BEASISWA BAZNAS DI UNISDA
BAZNAS Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan melalui kegiatan Pentasharufan Beasiswa yang digelar di Universitas Darul ‘Ulum Lamongan (UNISDA) pada Senin, 8 Desember 2025. Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Dr. Moh. Nalikan, M.M., Ketua BAZNAS Lamongan Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., jajaran wakil ketua, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNISDA, Mahbub Junaidi, M.Th.I.Kegiatan dibuka dengan seremonial singkat sebelum memasuki inti acara. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M. Hum., M.M., menyampaikan laporan pentasharufan beasiswa yang pada semester ke 2 di tahun 2025 ini diberikan kepada 177 penerima manfaat, dengan total bantuan mencapai Rp324.600.000. Ia juga memperkenalkan kembali program-program beasiswa BAZNAS sembari menanamkan pesan agar para pelajar tidak berhenti bermimpi dan terus melanjutkan pendidikan setinggi mungkin. Selain itu, ia juga menekankan pembentukan UPZ di perguruan tinggi agar pengelolaan zakat dapat diperkuat dari lingkungan akademik.Mewakili Rektor UNISDA, Mahbub Junaidi menegaskan bahwa niat adalah fondasi utama dalam menuntut ilmu, dan selama niat itu kuat, tidak ada alasan untuk berhenti belajar. “Tidak ada alasan untuk berhenti mencari ilmu jika niat itu terus dijaga,” tuturnya, menegaskan bahwa pendidikan selalu memiliki jalan bagi mereka yang bersungguh-sungguh.Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Dr. Moh. Nalikan, M.M., memberi arahan terkait peran pemerintah dalam memperkuat BAZNAS. Ia menutup arahannya dengan harapan besar, “Semoga BAZNAS terus berkembang dan mampu mengurangi kemiskinan di Kabupaten Lamongan.”Usai rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan penerima dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, santri, dan perguruan tinggi. Setelahnya, pentasharufan administratif dilakukan kepada seluruh penerima sesuai data yang telah ditetapkan. Kegiatan ini menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan BAZNAS dalam membuka jalan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Lamongan
BERITA09/12/2025 | Humas Baznas Kab. Lamongan
Menteri Kependudukan Kunjungi Kampung Keluarga Berkualitas Desa Mertani, BAZNAS Lamongan Perkuat Aksi Nyata untuk Warga
Suasana di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, tampak berbeda pada Kamis, 04 Desember 2025. Warga berbaris menyambut kedatangan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., yang datang untuk melihat langsung denyut kehidupan masyarakat sekaligus mengecek program-program pemerintah, apakah berjalan sebagaimana mestinya atau masih membutuhkan dorongan tambahan.
Pendampingan penuh terlihat dari kehadiran Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek., jajaran Forkopimda, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., bersama amil pelaksana. Camat Karanggeneng, Jajaran Forkopimcam Karanggeneng, dan Kepala Desa Mertani beserta perangkat turut menyempurnakan barisan penyambutan.
Di tengah rangkaian kunjungan, BAZNAS Lamongan memperlihatkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah. Bantuan bedah rumah senilai Rp30 juta diserahkan kepada warga Mertani yang membutuhkan, disusul pembagian paket sembako kepada masyarakat. Program ini berdampingan dengan berbagai inisiatif BAZNAS Kabupaten Lamongan lainnya, seperti Program Peduli Biaya Hidup Lansia, dukungan ayam petelur sebagai upaya pencegahan stunting, hingga Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk keluarga rentan.
Acara dimulai dengan pembukaan seremonial, dilanjut dengan penyaluran bantuan oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan, disambung dengan sambutan Menteri yang menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, dan mengingatkan pada masyarakat akan pentingnya rasa syukur atas nikmat yang ada. Acara ditutup dengan doa dan foto bersama sebagai simbol sinergi yang semakin kuat.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen monitoring program, tetapi juga mempertegas bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan BAZNAS adalah kunci menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
BERITA05/12/2025 | Humas Baznas kab. lamongan
Zakat sebagai Motor Perubahan: FGD BAZNAS Lamongan Rumuskan Arah Baru Optimalisasi Pengelolaan ZIS
Focus Group Discussion (FGD) diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan bertajuk “Optimalisasi BAZNAS, Mendukung Asta Cita” pada Rabu (26/11) di Universitas Islam Lamongan (UNISLA). Forum strategis ini menghadirkan pemangku kebijakan lintas sektor untuk memperkuat arah kebijakan zakat sebagai instrumen pembangunan daerah yang sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah RI, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, penguatan solidaritas sosial, serta peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat berbasis dana sosial keagamaan.
Acara dihadiri Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek., Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., jajaran wakil ketua BAZNAS, serta Rektor UNISLA Dr. H. Abdul Ghofur, S.E., M.Si.
Peserta turut melibatkan unsur strategis seperti Kemenag, MUI, DMI, dewan pendidikan, serta perwakilan perguruan tinggi penerima beasiswa, jajaran dinas terkait, perwakilan UPZ Kecamatan, kepala desa/kelurahan, serta lembaga amil zakat se-Kabupaten Lamongan.
Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi titik-titik kritis, memperkuat arah kebijakan, dan menyusun langkah akseleratif pengumpulan serta pendayagunaan zakat agar lebih adaptif terhadap tantangan sosial ekonomi, sekaligus proaktif dalam mendukung agenda nasional Asta Cita dan program pengentasan kemiskinan daerah.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan laporan kepanitiaan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Lamongan, Heru Mudianto, S.Ag., dilanjutkan pemaparan materi sebagai bahan FGD oleh Ketua BAZNAS Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M. Dalam paparannya, Ketua BAZNAS Lamongan menyajikan struktur materi strategis yang mencakup: kebijakan pengumpulan zakat, evaluasi kinerja ZIS-DSKL Kabupaten Lamongan, target pengumpulan 2026, serta strategi penguatan, kampanye dan layanan kemudahan zakat.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa realisasi pengumpulan ZIS BAZNAS Lamongan tahun 2025 mencapai Rp 6,54 miliar (83% dari target), dengan proyeksi akseleratif untuk 2026 mencapai Rp 13,47 miliar, terutama melalui penguatan layanan zakat ASN/non-ASN, transformasi digital, dan optimalisasi UPZ Desa.
Dalam sambutan sekaligus pembukaan resmi acara, Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek., menekankan kesesuaian program BAZNAS dengan arah pembangunan daerah, terutama dalam mendukung pengurangan kemiskinan ekstrem dan pemberdayaan ekonomi melalui potensi zakat ASN dan masyarakat. Beliau mengajak seluruh aparatur pemerintah, camat, dan unit kerja untuk lebih mengoptimalkan penyaluran zakat melalui BAZNAS sebagai bentuk partisipasi aktif dalam agenda pembangunan lokal dan nasional, serta memastikan tata kelola zakat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Selesai opening ceremony, acara dilanjutkan dengan FGD, yang dipandu oleh dosen UNISLA, Dr. Winarto Eka Wahyudi, M.Pd.I., dan didampingi langsung oleh pimpinan BAZNAS Lamongan. Forum ini berlangsung interaktif, menghadirkan diskusi reflektif dan solusi strategis terkait penerapan regulasi, desain program pendayagunaan produktif, optimalisasi UPZ Desa, dan integrasi zakat dalam kebijakan pengentasan kemiskinan dan pembangunan sosial Kabupaten Lamongan.
Melalui forum ini, BAZNAS Kabupaten Lamongan meneguhkan komitmennya untuk memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan dan akselerator kesejahteraan, menghadirkan tata kelola yang tidak hanya akuntabel dan amanah, tetapi juga adaptif terhadap dinamika sosial dan arah kebijakan pembangunan nasional.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongann
Sentuhan Kepedulian dari Tanah Suci: BAZNAS RI Salurkan Daging DAM Haji di SLBN Lamongan
BAZNAS RI menyalurkan daging DAM haji kepada penerima manfaat di Kabupaten Lamongan, pada Kamis, 20 November 2025 dengan penyerahan simbolis yang dilaksanakan di SLBN Lamongan.Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas keberkahan ibadah haji agar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.Pendistribusian daging DAM dari BAZNAS RI ke BAZNAS Lamongan disalurkan melalui berbagai saluran sosial, di antaranya panti asuhan, program TP PKK dalam rangka penurunan angka stunting, serta lembaga pendidikan khusus seperti SLB.Acara dihadiri oleh Ditjen PHU, Prof. H. Hilman Latief, M.A., Ph.D., Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, Wakil Ketua Umum FKKBIHU, KH. E. Sunidja MM., M. Ag., dan Senior Officer dari Direktorat yang sama, Muhammad Wanto, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M.Dalam sambutan oleh BAZNAS RI, menyampaikan bahwa program pendistribusian daging DAM memberikan dampak positif dan perlu dilanjutkan agar manfaatnya semakin merata dan optimal. Sementara perwakilan Ditjen Haji dan Umroh RI menegaskan pentingnya sinergi dengan BAZNAS dalam penyaluran DAM, disertai harapan agar semakin banyak jamaah haji, khususnya dari Lamongan, yang menunaikan DAM melalui BAZNAS.Kegiatan berlangsung hangat dan mendapat sambutan baik dari pihak sekolah, menjadi pengingat bahwa ibadah juga dapat hadir dalam bentuk kepedulian yang nyata.
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
SINERGI TANGGUH UNTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI
Dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025 yang digelar di Alun-Alun Lamongan, pada hari Senin 17 November 2025 BAZNAS Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi ini menjadi kunci penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama memasuki musim cuaca ekstrem. Selain mendukung jalannya apel, BAZNAS Lamongan juga berperan langsung dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga terdampak bencana yang telah terjadi sebelumnya. Bentuk bantuan tersebut meliputi 150 paket sembako yang didistribusikan ke beberapa wilayah kecamatan di Lamongan yang terdampak, serta bantuan rehabilitasi rumah senilai Rp20 juta per unit bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakanPada kegiatan apel ini, Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.EK., dan ketua BAZNAS Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M. Hum., M.M., menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dan BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. Usai apel, bantuan kemudian disalurkan langsung kepada para penerima manfaat.
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Lamongan Berpartisipasi dalam Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah pada Agenda Kemenko RI (Bidang Pemberdayaan Masyarakat)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lamongan turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dilaksanakan dalam momentum agenda Kementerian Koordinator Republik Indonesia (Kemenko RI Bidang Pemberdayaan Masyarakat). Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 14 November 2025, bertempat di Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar, Sungelebak, Karanggeneng, Lamongan.Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil KEMENKOP RI, Farida Farichah, M.Si., Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Drs. K.H. Masnuh, M.A., Bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.EK., Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lamongan, Heru Mudianto, S.Ag., serta jajaran tamu undangan lainnya.Dalam momentum tersebut, perwakilan BAZNAS RI juga hadir untuk memastikan keberlangsungan kegiatan sosialisasi berjalan lancar dan sukses, termasuk membantu teknis pelaksanaan selama agenda berlangsung.Partisipasi ini menjadi upaya BAZNAS Lamongan untuk memperluas literasi masyarakat mengenai ZIS secara langsung dan interaktif. Melalui stand yang dibuka sepanjang rangkaian acara, tim BAZNAS memberikan edukasi kepada para santri, pengasuh pesantren, serta masyarakat yang hadir mengenai pentingnya zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan, mekanisme pembayaran zakat yang tepat, hingga program-program pemberdayaan mustahik yang telah berjalan di Lamongan.Pengunjung yang mendatangi stand BAZNAS mendapatkan penjelasan komprehensif terkait layanan zakat, termasuk konsultasi penentuan nisab, informasi kanal pembayaran digital, serta distribusi brosur edukatif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya interaksi dan pertanyaan yang muncul selama sesi sosialisasi berlangsung.Perwakilan BAZNAS Lamongan menyampaikan bahwa keterlibatan dalam agenda ini merupakan bentuk komitmen untuk terus menghadirkan edukasi zakat yang mudah dijangkau. “Dengan membuka stand, kami dapat berinteraksi langsung, menjawab kebutuhan masyarakat, dan memastikan literasi ZIS terus meningkat. Harapannya, gerakan zakat semakin kuat dan manfaatnya kian luas,” ujarnya.BAZNAS Lamongan berharap momentum ini dapat memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah, pesantren, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif untuk menunaikan ZIS secara optimal.
BERITA17/11/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
BAZNAS Lamongan Sinergi dengan PKK Salurkan Bantuan Ayam Petelur untuk Tekan Angka Stunting
Dalam upaya mendukung program prioritas nasional penurunan angka stunting, BAZNAS Kabupaten Lamongan bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan melaksanakan penyerahan bantuan dan penyaluran bantuan ayam petelur kepada masyarakat yang menjadi sasaran program pemberdayaan ekonomi keluarga.
Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025, bertempat di Kantor PKK Kabupaten Lamongan, dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis di tiga titik lokasi, yaitu Panti Asuhan Al Rasyid Lamongan, kediaman Bapak Helmi di Karanggeneng, dan Pondok Pesantren An-Nur Karanggeneng.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, S.Kep.Ner., M.E.K., Wakil Ketua PKK Kabupaten Lamongan, Cana Antyanta Dias Akbar Aksara, S.Ak., Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., beserta jajaran pimpinan BAZNAS, serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, Dr. Shofiah Nurhayati, SP., M.Si.
Program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemberian Bantuan Ayam Petelur dalam Rangka Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan Tahun 2025” ini menyasar 35 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 15 kecamatan dan 24 desa di Kabupaten Lamongan.
Total bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan mencapai Rp175 juta, dengan masing-masing penerima manfaat mendapatkan Rp5 juta yang dirupakan dalam bentuk paket pemberdayaan budidaya ayam petelur. Paket tersebut terdiri dari 20 ekor ayam petelur (pulet), kandang baterai lengkap dengan tempat pakan dan minum, pakan untuk tiga bulan (240 kg), serta obat-obatan dan vitamin.
Selain itu, para penerima juga akan mendapatkan pendampingan, pembinaan, serta monitoring dan evaluasi (monev) dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang bekerja sama dengan PT. Japfa Comfeed Indonesia, guna menjamin keberlanjutan program.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung program pemerintah, khususnya upaya pengentasan stunting di Kabupaten Lamongan. Ia menegaskan bahwa program bantuan ayam petelur ini tidak hanya berfokus pada aspek gizi keluarga, tetapi juga diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjadi bagian dari ikhtiar ekonomi produktif masyarakat.
“Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami untuk mendukung penurunan angka stunting sekaligus memberdayakan masyarakat melalui ekonomi produktif. Harapannya, budidaya ayam petelur ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu jalan menuju kemandirian ekonomi yang sejalan dengan program BAZNAS: Lamongan Berdaya,” ujar Bambang.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, S.Kep.Ner., M.E.K., menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan kualitas gizi keluarga.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi langkah awal kemandirian keluarga penerima dalam memenuhi kebutuhan protein hewani secara berkelanjutan,” ujarnya.
Program bantuan ayam petelur ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan pangan keluarga yang terintegrasi dengan program One Family One Livestock serta mendukung target nasional penurunan angka stunting di bawah 14 persen pada tahun 2025.
Dengan adanya sinergi antara BAZNAS, PKK, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, diharapkan program ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mendorong terwujudnya keluarga Lamongan yang sehat, produktif, dan mandiri.
BERITA12/11/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan
RAPAT KOORDINASI DAERAH BAZNAS LAMONGAN 2025: SINERGI KUAT UNTUK WUJUDKAN “ASTA CITA”
Suasana Pendopo Lokatantra Pemkab Lamongan pagi itu terasa berbeda. Deretan tamu penting dan para pengelola zakat dari berbagai penjuru Lamongan berkumpul dalam satu semangat: memperkuat sinergi zakat menuju kesejahteraan umat.
Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS Kabupaten Lamongan Tahun 2025 resmi digelar dengan mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung Asta Cita.” RAKORDA BAZNAS Lamongan sebagai wadah konsolidasi dan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Lamongan dengan seluruh pengelola zakat di tingkat kecamatan, masjid, dan musholla.
Maksud dalam kegiatan ini ialah agar pengelolaan zakat di Kabupaten Lamongan lebih terintegrasi, terarah, dan memiliki standar yang seragam, sehingga pengumpulan dan pentasharufan zakat, infak, sedekah dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program Asta Cita Kabupaten Lamongan, khususnya di bidang kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.
Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui opening ceremony dan pengukuhan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari masjid, musholla, dan kecamatan oleh Asisten I Pemkab Lamongan, Joko Nursianto, S.H., M.M.
Asisten I Pemkab Lamongan dalam sambutannya, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan masyarakat untuk memastikan zakat benar-benar menjadi instrumen pengentas kemiskinan.
“Zakat bukan sekadar kewajiban, tapi gerakan sosial yang mampu menumbuhkan kesejahteraan bersama. Mari jadikan BAZNAS sebagai motor penggerak yang kuat untuk mendukung Asta Cita Lamongan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Kemenag Kabupaten Lamongan, M. Muhlisin Mufa, S.Ag., M.Pd.I., MUI Kabupaten Lamongan, DMI Kabupaten Lamongan, OPD terkait, perwakilan dari LAZISNU, LAZISMU, dan LAZIS LDII, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamogan. Dari unsur peserta, hadir pula UPZ masjid dan musholla, UPZ kecamatan, serta MUI dan DMI kecamatan se-Kabupaten Lamongan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., dalam kesempatan sambutan menyampaikan laporan kinerja lembaga selama satu tahun terakhir. Ia memaparkan berbagai capaian program yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengentasan kemiskinan melalui 5 program BAZNAS Kabupaten Lamongan: Lamongan Cerdas, Lamongan Berdaya, Lamongan Peduli, Lamongan Sehat, dan Lamongan Taqwa.
“Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Selain UPZ kecamatan, masjid, dan mushollah yang sudah terbentuk insyaAllah ke depan BAZNAS Lamongan akan membentuk UPZ di tingkat desa.” ungkap Bambang.
Rangkaian acara RAKORDA kemudian dilanjut dengan materi yang dimoderatori langsung oleh wakil ketua III BAZNAS Lamongan, Drs. Mat Iskan. Narasumber dan materi RAKORDA meliputi: Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., Sp.N., M.Hum., M.M., memaparkan laporan kinerja BAZNAS Kabupaten Lamongan dengan jelas dan terperinci. Kemudian dilanjut dengan kepala Kemenag Kabupaten Lamongan, M. Muhlisin Mufa, membawakan materi penguatan nilai spiritual dalam berzakat, menekankan pentingnya kesadaran dan keikhlasan dalam menunaikan zakat sebagai ibadah sosial. Sementara itu, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M. menyoroti urgensi optimalisasi ZIS untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di daerah. Acara ditutup dengan paparan dari Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lamongan, Heru Mudianto, S.Ag., yang menekankan pentingnya inovasi dalam pengumpulan zakat agar manfaatnya semakin luas, dan merata, serta prosedur pengelolaan ZIS untuk mencapai ketertiban administrasi.
RAKORDA tahun ini bukan sekadar forum koordinasi, melainkan wadah memperkuat komitmen dan menyatukan langkah antara BAZNAS, pemerintah, dan lembaga zakat lainnya. Dengan sinergi yang solid, harapan untuk mewujudkan Lamongan yang berdaya, berkeadilan, dan sejahtera bukan lagi sekadar cita, tetapi nyata.
BERITA05/11/2025 | Humas BAZNAS Kab Lamongan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
